Prioritaskan Gelar Juara Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Masalah Minim Gol

9 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Bintang muda tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, secara tegas menyatakan bahwa prioritas utamanya dalam gelaran Piala Dunia 2026 adalah membawa negaranya meraih gelar juara. Pernyataan ini ia sampaikan di tengah perjalanan gemilang La Furia Roja yang berhasil melaju hingga babak semifinal turnamen tersebut. Bagi Yamal, pencapaian kolektif tim jauh lebih penting dibandingkan catatan gol pribadinya, bahkan jika ia hanya mencetak sedikit gol.

Meskipun sejauh ini hanya membukukan satu gol di Piala Dunia 2026, pengaruh Lamine Yamal dalam skuad Spanyol dinilai sangat besar. Remaja berusia 18 tahun ini memimpin turnamen dalam menciptakan peluang dengan 17 kesempatan, serta telah melepaskan sembilan tembakan dalam dua pertandingan terakhir Spanyol, menunjukkan perannya yang sentral dalam lini serang La Roja. Ia bahkan menyebut timnya sebagai yang terbaik di dunia.

Yamal tidak merasa frustrasi dengan jumlah golnya yang minim. Ia mengungkapkan bahwa hal serupa pernah terjadi saat Spanyol menjuarai Kejuaraan Eropa (Euro 2024) di mana ia juga hanya mencetak satu gol. “Saya memenangkan Euro hanya dengan mencetak satu gol. Selama kami terus maju, saya akan sangat senang. Tim adalah yang terpenting,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jika Spanyol memenangkan Piala Dunia, tidak akan ada yang mengingat berapa banyak gol yang ia cetak atau lewatkan.

"Tentu saja saya ingin mencetak gol, tetapi saya tidak masuk lapangan dengan memikirkan hal itu. Saya melakukannya dengan memikirkan bagaimana membantu tim. Jika kami memenangkan Piala Dunia, tidak ada yang akan mengingat apakah saya mencetak gol... yang penting adalah menang," sambung Yamal.

Ambisi Raih Trofi Kedua Spanyol

Lamine Yamal menyimpan ambisi besar untuk mengantarkan Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua mereka sepanjang sejarah. Sejak kecil, ia telah memimpikan momen bermain di ajang tertinggi sepak bola dunia ini, membayangkan ibunya di tribun dan mewakili tim nasional. “Saya sangat menantikan itu. Sejak kecil, saya bermimpi bermain di sana — melihat ibu saya di tribun, mewakili tim nasional,” ungkapnya.

P

emain yang juga membawa negaranya juara Piala Eropa 2024 tersebut menegaskan fokusnya adalah mewujudkan mimpi menjadi juara dunia. Mentalitas kompetitif Yamal juga terlihat jelas saat ia ditanya mengenai skenario impian menghadapi idolanya, Lionel Messi, di babak final. Tanpa ragu, ia menyatakan bahwa jika berhasil mencapai final, ia hanya ingin keluar sebagai pemenang, sebuah cerminan dari semangat juang yang tinggi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Terlepas dari jumlah gol, Lamine Yamal memiliki peran signifikan dalam strategi permainan Spanyol. Ia menyadari bahwa pergerakannya sering kali menarik perhatian banyak pemain lawan, sehingga menciptakan ruang dan membebaskan rekan setimnya dari penjagaan ketat. “Yang penting adalah kami datang ke sini untuk menang, dan apa pun yang bisa saya lakukan untuk membantu – bahkan jika saya tidak menyentuh bola dalam sebuah gerakan – akan menjadi hal yang baik,” jelas Yamal. Kontribusi besarnya ini membuatnya beberapa kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan, meskipun namanya tidak tercatat di papan skor dalam laga tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruhnya jauh melampaui statistik gol semata. Selain itu, Yamal juga memberikan kabar baik mengenai kondisi fisiknya. Setelah sempat mengalami cedera ringan di awal turnamen, ia kini menyatakan dirinya dalam kondisi sangat prima dan siap tampil penuh selama 90 menit. “Saya dalam kondisi sangat baik,” katanya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |