Prediksi Brasil vs Norwegia: Selecao Dibayangi Rekor Tidak Pernah Menang

7 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - ]Brasil berhadapan dengan Norwegia dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (6/7/2026) pukul 03.00 WIB. Pertemuan ini menjadi sorotan karena Norwegia memiliki rekor tak terkalahkan dalam empat laga sebelumnya melawan raksasa Amerika Selatan tersebut.

Laga ini akan menjadi pertemuan Piala Dunia kedua bagi kedua tim, 28 tahun setelah duel pertama mereka. Sebelumnya, Selecao berhasil membalikkan ketertinggalan 1-0 untuk meraih kemenangan 2-1 atas Jepang. Sementara itu, Norwegia, yang dijuluki Viking, juga mencatat kemenangan 2-1 atas Pantai Gading berkat gol telat Erling Haaland.

Dengan rekor tanpa kemenangan Brasil melawan Norwegia, termasuk hasil imbang 1-1 dalam laga persahabatan tahun 2006, pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti. Pertemuan paling mencolok terjadi di Piala Dunia 1998, di mana Brasil menyerahkan keunggulan 1-0 dan kalah di menit-menit akhir, meskipun saat itu mereka sudah memastikan tempat di babak selanjutnya.

Tantangan Sejarah dan Momen Krusial Brasil

Piala Dunia telah membawa banyak kekecewaan bagi Brasil sejak kemenangan terakhir mereka pada tahun 2002. Juara dunia lima kali ini hanya mencapai perempat final dua kali dan menjadi tuan rumah pada tahun 2014, tanpa meraih gelar juara. Kini, Carlo Ancelotti membawa timnya ke babak 16 besar dengan tekanan besar untuk menghindari tersingkir lebih awal, yang terakhir terjadi pada tahun 1990 saat kalah dari Argentina di fase yang sama.

Dalam pertandingan terakhir melawan Jepang, Brasil menunjukkan semangat juang yang tinggi. Sempat tertinggal 1-0 pada menit ke-30 oleh gol Kaishu Sano, Ancelotti mengambil risiko dengan beralih ke formasi 4-2-4 setelah jeda dengan memasukkan Endrick. Keputusan ini terbukti efektif, dengan Casemiro menyundul bola sebelum satu jam pertandingan dan Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan di menit kelima waktu tambahan babak kedua.

Meski Raphinha dipastikan absen, Brasil masih mengkhawatirkan kondisi kebugaran Lucas Paqueta dan Casemiro, yang keduanya ditarik keluar pada pertandingan sebelumnya. Paqueta kemungkinan akan digantikan oleh Danilo Santos di lini tengah. Penyerang Manchester United, Matheus Cunha, diperkirakan akan mempertahankan tempatnya di starting XI, sementara Vinicius Junior yang telah mencetak empat gol dan satu assist di Piala Dunia ini akan menjadi ancaman utama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Norwegia, di bawah asuhan Stale Solbakken, telah menunjukkan performa yang mengesankan di Piala Dunia 2026. Mereka selalu mencetak gol dan kebobolan dalam setiap pertandingan sejak kembali ke turnamen. Tim Eropa ini berhasil memenangkan semua pertandingan kecuali saat menghadapi Prancis di Grup I, di mana mereka kalah telak 4-1. Hanya sembilan dari skuad Norwegia saat ini yang lahir saat Viking secara mengejutkan mengalahkan Brasil di Marseille pada tahun 1998, dengan kiper Orjan Nyland, 35 tahun, menjadi salah satu yang mungkin memiliki ingatan abadi tentang kemenangan 2-1 tersebut. Namun, tim saat ini dipimpin oleh bintang-bintang seperti Erling Haaland, yang telah mencetak lima gol di debut Piala Dunianya, hanya di belakang Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Kontribusi gol Haaland mencapai 50 persen dari total 10 gol Norwegia. Selain Haaland, Martin Odegaard dan Patrick Berg juga berperan penting sebagai fasilitator dengan masing-masing menyumbangkan tiga dan dua assist. Julian Ryerson, yang absen sejak cedera paha melawan Senegal, dikabarkan hampir pulih dan dapat kembali bermain.

Read Entire Article
Bisnis | Football |