Prancis vs Norwegia: Les Bleus Siap Redam Ketajaman Erling Haaland!

6 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Bek Timnas Prancis, Dayot Upamecano, mengungkapkan strategi yang akan diterapkannya untuk meredam ketajaman Erling Haaland jelang laga penentuan Grup I Piala Dunia 2026. Duel melawan Norwegia di Boston akan menjadi ujian terbesar bagi lini pertahanan Les Bleus sejauh turnamen ini berlangsung.

 Upamecano tampil sebagai sosok penting di lini belakang Prancis dengan membantu tim meraih kemenangan atas Senegal serta mencatatkan clean sheet saat mengalahkan Irak.

Setelah tampil solid di dua pertandingan awal, duet bek tengah William Saliba dan Upamecano kini menghadapi tantangan terberat saat Prancis dan Norwegia berebut status juara Grup I. Kini, fokus utamanya adalah menghentikan Haaland yang tengah berada dalam performa terbaik setelah mencetak empat gol di Piala Dunia 2026.

Bek Bayern Munchen itu menyadari bahwa mengawal penyerang sekelas Haaland membutuhkan konsentrasi penuh dan kewaspadaan tinggi sepanjang pertandingan. Namun ia yakin Les Bleus bisa membuat Haaland tidak berkutik di laga tersebut.

Simak penuturan Upamecano di bawah ini.

Sosok yang Berbahaya

Dalam wawancaranya dengan L'Equipe, Upamecano mengakui bahwa Haaland adalah sosok yang sulit dihentikan. Namun ia yakin jika barisan pertahanan Prancis bisa fokus 100% di laga itu maka mereka bisa menghentikan Halaand,

"Saat menghadapi Haaland, Anda harus selalu mengawasinya sambil tetap memperhatikan pemain yang menguasai bola, meski situasi tidak sedang kalah jumlah. Ketika dia berada di sisi buta saya dan salah satu rekan setimnya melakukan overlap, saya harus melihat ke belakang dua atau tiga kali untuk mengetahui ke mana dia bergerak dan bagaimana posisinya," ujar Upamecano.

"Kita semua tahu dia adalah pemain yang sangat eksplosif dalam beberapa langkah pertama, mirip seperti Kylian Mbappe."

Tidak Boleh Lepas

Pemain berusia 27 tahun itu menambahkan, "Dia hanya membutuhkan sepersekian detik untuk mengubah arah larinya. Karena itu, Anda harus terus mengawasinya. Jika tidak bisa mengantisipasi sentuhan pertamanya dan mencegahnya menerima bola, maka Anda harus berusaha memaksanya bergerak ke sisi lapangan. Dia adalah pemain yang menyukai duel fisik, begitu juga saya. Namun terkadang Anda harus cerdas dalam menghadapinya, mengarahkannya ke area sayap, lalu mempersempit sudut tembaknya."

Meski fokus utama tertuju pada Haaland, Upamecano mengingatkan bahwa Norwegia juga memiliki ancaman lain di lini depan.

"Namun jangan lupa, Haaland memang pemain luar biasa, tetapi ada juga Alexander Sorloth, yang pernah bermain bersama saya di Leipzig. Dia sangat kuat, sangat cepat, dan memiliki tendangan yang sangat keras," ujar Upamecano.

Sumber: L'Equipe

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Spanyol vs Uruguay: Saling Lempar Pujian antara Luis De La Fuente dan Marcelo Bielsa

Read Entire Article
Bisnis | Football |