Port FC Bidik Back-to-Back Juara Piala Presiden 2026

8 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Port FC kembali ambil bagian pada Piala Presiden 2026 dengan status sebagai juara bertahan. Klub asal Thailand itu ingin mengulang kesuksesan setelah menjadi kampiun pada edisi 2025.

Pada Piala Presiden tahun lalu, Port FC mengalahkan Oxford United dengan skor 2-1 di partai final. Hasil tersebut membuat mereka menjadi klub luar negeri pertama yang menjuarai turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Kini, Port FC kembali datang ke Indonesia dengan target yang sama. Asnawi Mangkualam dan kolega akan bersaing di Grup B bersama Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan PSMS Medan.

Meski berstatus juara bertahan, Port FC tidak menganggap perjalanan mempertahankan gelar akan berjalan mudah. Mereka menilai seluruh peserta memiliki kualitas yang mampu memberikan perlawanan.

Sarawut Treephan Waspadai Persaingan Ketat

Pelatih Port FC, Sarawut Treephan, menegaskan timnya tetap mengincar gelar juara pada Piala Presiden 2026. Turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan tim sebelum menjalani kompetisi resmi.

"Tentu saja kami ingin kembali menjadi juara. Kami datang ke turnamen ini dengan target meraih kemenangan sebelum kembali menjalani kompetisi di Thailand," ucap Sarawut Treephan.

Meski optimistis, Sarawut mengingatkan bahwa seluruh peserta memiliki kualitas yang baik. Karena itu, Port FC harus mempersiapkan diri secara maksimal di setiap pertandingan.

"Semua tim peserta memiliki kualitas yang baik. Karena itu, kami harus mempelajari setiap lawan dengan baik sekaligus mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi domestik di Thailand dan juga AFC Champions League (ACL)," sambung Sarawut Treephan.

Asnawi Mangkualam Percaya Diri

Asnawi Mangkualam juga optimistis Port FC memiliki peluang besar untuk mempertahankan gelar. Menurutnya, persiapan tim menjadi salah satu faktor yang membuat mereka percaya diri.

Port FC sudah menjalani persiapan lebih dari satu bulan di Bangkok sebelum mengikuti Piala Presiden 2026. Kondisi itu dinilai memberikan keuntungan dibanding sebagian besar peserta lain.

"Kalau berbicara soal peluang, tentu kami memiliki peluang yang besar. Salah satu alasannya adalah karena persiapan kami jauh lebih matang dibandingkan tim-tim lain di Piala Presiden," kata Asnawi Mangkualam.

"Sejauh yang saya ketahui, sebagian besar peserta baru menjalani persiapan sekitar dua minggu. Sementara kami sudah menjalani persiapan lebih dari satu bulan di Bangkok," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Hasil Pertandingan Piala AFF 2026: Malaysia Comeback 2-1 di Kandang Myanmar

Read Entire Article
Bisnis | Football |