Persija Pantang Kibarkan Bendera Putih, Ini Syarat Kejar Persib di Perburuan Gelar BRI Super League

7 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta ogah mengibarkan bendera putih dalam persaingan perebutan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Macan Kemayoran masih percaya kans itu ada dengan syarat tampil sempurna dan tak terpeleset di sepuluh laga sisa.

Persija saat ini menempati urutan ketiga dalam klasemen sementara dengan koleksi 51 poin. Pasukan Mauricio Souza terpaut enam angka dari Persib Bandung di posisi teratas, dan dua angka dari Borneo FC Samarinda di urutan kedua.

Selisih enam poin dengan Persib jelas bukan situasi yang menggembirakan untuk Persija Jakarta. Sebab, jarak tersebut cukup jauh dan tekanan besar menghampiri Macan Kemayoran.

Manajemen Persija Menolak Menyerah

Namun, segenap tim Macan Kemayoran menolak menyerah. Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca mengatakan bahwa peluang untuk juara masih terbuka. Syaratnya, Jordi Amat dan kolega tidak boleh terpeleset dalam sepuluh pertandingan sisa.

"Tentunya kita masih punya chance untuk bisa duduk di peringkat pertama. Mudah-mudahan, aamiin, aamiin. Dan tentunya ini enggak boleh kepeleset sedikit di sisa pertandingan," kata Prapanca dalam Ngopi Bareng Persija di Persija Galeri, Selasa (10/3/2026).

"Saya udah bilang berkali-kali sama Sport Director (Bambang Pamungkas), Pak Manajer (Ardhi Tjahjoko), dan pelatih, dan terutama beberapa pemain agar tetap fokus untuk bisa menyelesaikan musim ini dengan baik. Dan kita berharap sekali mudah-mudahan kita bisa punya kesempatan untuk di pimpinan klasemen sampai akhir musim gitu," tambahnya.

Klasemen Sekarang Masih Fluktuatif

Bambang Pamungkas selaku Direktur Olahraga Persija juga berpendapat serupa. Menurutnya, situasi klasemen Super League saat ini masih bisa berubah. Kemungkinan Macan Kemayoran merebut posisi puncak bukan lah sesuatu yang mustahil.

"Jadi sekali lagi, masih 10 pertandingan itu masih banyak hal yang bisa terjadi. Masih ada 30 poin yang bisa diperebutkan. Artinya klasemen itu masih akan fluktuatif," ucapnya.

"Kami manajemen meminta pemain dan pelatih untuk lebih konsisten, lebih fokus lagi. Sehingga tidak kepeleset lagi bahasanya. Supaya kita bisa tetap bersaing di papan atas dan target awal kita tetap bisa diwujudkan," jelas dia menambahkan.

Janjikan Evaluasi

Lebih lanjut Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, menyatakan bahwa manajemen dan segenap tim pelatih akan melakukan evaluasi secara bersama-sama. Tujuannya agar misi menyapu bersih sepuluh laga sisa bisa terwujud.

"Kalau kita melihat dari bagaimana cara kita bermain, tentu secara pribadi saya cukup puas. Karena memang kita memiliki gaya bermain yang cukup baik, cukup agresif baik di kandang maupun di tandang," ucap dia.

"Cumankalau kita melihat dari orientasi hasil, ada hal-hal yang memang kita harus maksimalkan, termasuk kita drop point dari partai-partai yang seharusnya kita bisa dapatkan poin penuh. Itu juga menjadi suatu evaluasi," imbuhnya.

Prediksi Real Madrid vs Man City: Episode Rivalitas Terbaru di Panggung Eropa

Read Entire Article
Bisnis | Football |