Panggung Perdana Messi Bertemu Lamine Yamal

5 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Laga puncak Piala Dunia 2026 bukan sekadar perebutan trofi. Spanyol dan Argentina akan mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal untuk pertama kalinya di lapangan, sebuah momen yang oleh Sports Illustrated dibingkai sebagai panggung simbolik.

"Bagi para penggemar di seluruh dunia, laga paling bergengsi dalam olahraga ini akan berfungsi sebagai upacara penobatan. Sebuah kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Raja Messi sekaligus menyambut Pangeran Yamal di bawah sorotan lampu yang paling terang," tulis Sports Illustrated.

Partai final dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, mempertemukan Argentina sebagai kampiun bertahan dengan Spanyol yang kembali ke laga puncak.

Kendati final ini menjadi pertemuan perdana mereka di atas rumput, Messi dan Yamal pernah berpapasan bertahun-tahun lalu ketika Yamal baru berusia tujuh bulan, momen yang oleh banyak orang dianggap kebetulan yang sarat takdir.

Foto Amal 2007: Bayi Yamal di Bak, Messi di Camp Nou

Pada 2007, Barcelona menugaskan Messi mengikuti sesi pemotretan amal di Camp Nou untuk kalender penggalangan dana UNICEF dan program perlindungan anak Barca Foundation.

Seorang bayi laki-laki asal Katalonia berusia enam bulan berada di dalam bak mandi pada sesi itu, berpose bersama Messi. Bayi tersebut tak lain adalah Lamine Yamal.

"UNICEF mengadakan undian di lingkungan Rocafonda di Mataro, tempat tinggal keluarga Lamine. Mereka mendaftar undian untuk mendapatkan kesempatan difoto di Camp Nou bersama seorang pemain Barca. Dan mereka memenangkan undian itu," ujar fotografer sesi pemotretan amal tersebut, Joan Monfort.

"Messi bahkan tidak tahu cara menggendongnya pada awalnya. Messi orang yang cukup introvert, dia pemalu. Dia baru keluar dari ruang ganti dan tiba-tiba mendapati dirinya berada di ruang ganti lain dengan bak plastik berisi air dan ada bayi di dalamnya. Itu situasi yang rumit," ungkapnya.

"Melihat Lamine tumbuh besar menjadi seorang pesepak bola, dan memiliki foto tu, saya hanya merasa sangat senang hal itu terjadi. Ini adalah hal yang sangat indah dalam sepak bola modern saat ini," lanjut Monfort soal momen yang melegenda itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Banyak penggemar kemudian menyebut pertemuan tersebut sebagai semacam "pembaptisan sepak bola," seolah meramalkan mahkota yang kelak diletakkan Messi di atas kepala Yamal. Hampir 20 tahun berlalu, panggung terbesar kini mempertemukan keduanya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |