Panama vs Inggris: Harry Kane Bangga Bisa Pecah Rekor Lagi

10 hours ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Harry Kane kembali mengukir sejarah bersama Timnas Inggris setelah resmi melampaui rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia.

Penyerang Bayern Munchen itu mencapai pencapaian bersejarah tersebut saat The Three Lions berhadapan dengan Panama di pertandingan terakhir grup L Piala Dunia 2026. Di laga itu, Inggris berhasil menang dengan skor 0-2.

Kapten Timnas Inggris mencetak gol kedua dalam pertandingan yang berlangsung pada melalui sundulan memanfaatkan umpan Jude Bellingham. Gol tersebut menjadi gol ke-11 Kane di ajang Piala Dunia.

Catatan itu juga membawa mantan striker Tottenham melewati torehan 10 gol milik Gary Lineker yang dibukukan pada edisi 1986 dan 1990, di mana Kane resmi jadi pemain Inggris dengan gol terbanyak di ajang Piala Dunia.

Sebuah Kebanggaan Besar.

Usai pertandingan, Kane mengaku bangga bisa mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Inggris. Ia menilai bahwa tidak sembarang orang bisa mencatatkan rekor seperti ini dan ia merasa terhormat bisa memecahkan rekor Lineker tersebut.

"Tentu ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Sebelum turnamen dimulai saya sudah mengatakan bahwa Piala Dunia adalah kompetisi terbesar bagi setiap pesepak bola profesional. Jadi bisa mencetak 11 gol di ajang ini adalah perasaan yang luar biasa," kata Kane kepada BBC Sport.

"Sulit untuk benar-benar mencerna momen seperti ini. Saat ini saya hanya ingin menikmati kebersamaan dengan tim dan bersyukur karena kami berhasil finis di puncak klasemen grup. Saya tidak pernah menganggap pencapaian seperti ini sebagai sesuatu yang biasa. Ini menjadi satu lagi tonggak penting dalam karier saya, dan semoga bukan yang terakhir di turnamen ini," lanjutnya.

Tuchel Tetap Percaya kepada Kane

Penampilan gemilang Kane saat menghadapi Panama menjadi jawaban atas kritik yang diterimanya setelah tampil kurang menonjol dalam laga sebelumnya melawan Ghana. Pada pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol di Foxborough itu, Kane hanya mencatatkan 19 sentuhan sepanjang laga.

Meski demikian, pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel tetap memberikan kepercayaan penuh kepada sang kapten dan menolak untuk menariknya keluar. Menurut Tuchel, pemain kelas dunia memang layak menjadi tumpuan tim.

"Apakah Argentina terlalu bergantung kepada Lionel Messi? Apakah Prancis terlalu bergantung kepada Kylian Mbappe? Memang seperti itulah sepak bola," ujar Tuchel.

"Mereka adalah pemain kelas dunia dan biasanya mampu melakukan apa yang memang menjadi keunggulan mereka. Mengandalkan Harry adalah hal yang wajar karena dia menyukai tanggung jawab dan siap memikulnya. Kami mengandalkannya karena kami bisa melakukannya dan karena dia adalah penyerang utama kami. Namun, bukan berarti kami terlalu bergantung kepadanya," pungkas pelatih asal Jerman tersebut.

Sumber: BBC Sports

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Klasemen Moto3 2026: Gagal Finis di Assen, Veda Ega Pratama Melorot

Read Entire Article
Bisnis | Football |