Misi 12 Poin Gustavo Almeida: Persija Ingin Sapu Bersih 4 Laga Terakhir BRI Super League

2 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta memasuki fase penentuan di BRI Super League 2025/2026 dengan peluang yang masih terbuka. Empat pertandingan tersisa menjadi ruang terakhir untuk menjaga asa menuju tangga juara.

Di tengah tekanan tersebut, Persija memilih pendekatan yang lebih terukur. Tim tidak lagi terbebani target besar, melainkan fokus pada konsistensi performa di setiap pertandingan.

Sosok yang mencerminkan pendekatan ini adalah Gustavo Almeida. Penyerang asal Brasil itu menegaskan bahwa kemenangan demi kemenangan menjadi prioritas utama tim.

Dengan target menyapu bersih empat laga, Persija membidik raihan maksimal 12 poin. Misi ini bukan hanya soal angka, tetapi juga soal menjaga ritme dan mental bertanding.

Fokus Jangka Pendek, Ambisi Tetap Terjaga

Gustavo Almeida menilai bahwa tekanan justru harus dikelola dengan cara yang sederhana. Fokus pada satu pertandingan menjadi kunci agar tim tetap stabil secara mental.

Pendekatan ini penting dalam situasi kompetisi yang semakin ketat. Kesalahan kecil dapat berujung pada hilangnya peluang besar di klasemen akhir.

“Seperti yang saya katakan, kami sekarang hanya berpikir hari demi hari, pertandingan demi pertandingan. Tentu kami ingin mencoba menjadi juara, tetapi saat ini lebih baik fokus untuk tetap bermain bagus," kata Gustavo.

"Kami hanya memikirkan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujar Gustavo.

Ujian Konsistensi di Empat Laga Krusial

Empat laga tersisa akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Persija. Mereka akan menghadapi Persijap, Persib, Persik Kediri, dan Semen Padang FC dalam rentang waktu yang padat.

Laga terdekat melawan Persijap menjadi pijakan awal yang krusial. Terlebih, tren positif di kandang memberikan dorongan kepercayaan diri bagi tim.

“Kami terus melangkah maju dan bersiap untuk pertandingan minggu ini melawan Persijap. Kami memiliki kepercayaan satu sama lain, dan itu yang paling penting bagi kami,” ucap pemain berusia 29 tahun tersebut.

“Tentu saja, ketika kami tidak memenangkan pertandingan, semua orang merasa sedih. Karena kami berada di sini untuk menang dan memberikan kebahagiaan bagi para pendukung, keluarga, dan juga diri kami sendiri,” tutur Gustavo.

Sumber: I.League

Persija Asah Ketajaman Jelang Lawan Persijap: Masalah Sepertiga Akhir Jadi Fokus Utama

Read Entire Article
Bisnis | Football |