Marc Klok Buka Suara usai Dituding Rasis ke Penyerang Bhayangkara FC, Beberkan Kronologi Versinya

3 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Kapten Persib Bandung Marc Klok angkat bicara mengenai tudingan telah berlaku rasis kepada salah satu penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia. Ia membeberkan kronologi yang sebenarnya terjadi

Nama Marc Klok mendadak jadi perbincangan hangat setelah muncul pernyataan resmi tim Bhayangkara FC saat mengklarifikasi viralnya video Klok berdebat dengan Wahyu Subo Seto. 

Dalam rilis tersebut, The Guardians of Saburai mengklaim Marc Klok telah bersikap rasis ke Henry Doumbia, pemain asal Pantai Gading. Aksi itu terjadi pada babak pertama.

Marc Klok akhirnya merespons tudingan tersebut. Dia dengan tegas membantah tuduhan tak berdasar dan menyatakan semua informasi itu tidak lah benar.

"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya," kata Klok.

Junjung Tinggi Anti-Rasisme

Eks Persija Jakarta itu mengatakan bahwa sepanjang hidup dan berkarier sebagai pemain sepak bola, tak pernah sedikit pun melontarkan atau melakukan aksi rasisme. 

Klok mengatakan bahwa dirinya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme. Dia juga sangat berpetang teguh pada prinsip anti-rasisme.

"Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan. Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan," tutur Klok dalam Instagram resminya, Sabtu (2/5).

"Orang-orang yang mengenal saya, termasuk rekan setim, pelatih, dan orang-orang terdekat, mengetahui siapa saya dan nilai-nilai yang saya pegang. Satu hal yang pasti, saya selalu memimpin dengan memberi teladan," tambahnya.

Ungkap Kronologi Sebenarnya

Pemain jebolan klub Belanda FC Utrecht itu kemudian membeberkan kronologi polemik yang terjadi antara dirinya dengan Henry Doumbia, penyerang Bhayangkara FC. Dia menjelaskan terdapat kesalahpahaman di antara keduanya.

Kesalahpahaman itu pun diterangkan Klok sudah ia sampaikan ke sejumlah pihak Bhayangkara FC baik selama maupun setelah pertandingan. Tujuannya jelas untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasinya dengan sikap hormat dan tenang.

"Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back.'," terang Klok. "Kami kemudian membicarakan hal tersebut. la meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata "black". Ia mengakui kesalahpahaman tersebut, begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka, yang memiliki hubungan baik dengan saya," ungkapnya menambahkan.

Read Entire Article
Bisnis | Football |