Manchester United Fokus Kejar Pemain asal Italia, Dapat Restu dari Bruno Fernandes

9 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United akan belanja gelandang baru di bursa transfer musim panas 2026 nanti. MU sudah memetakan pemain tengah yang akan direkrut sejak Maret ini. Mereka meminta restu gelandang serang sekaligus kapten tim Bruno Fernandes.

Kehadiran gelandang baru dibutuhkan MU di musim panas nanti karena sudah pasti akan melepas pemain veteran Casemiro. Pria 34 tahun itu tidak diperpanjang kontraknya yang habis 30 Juni nanti.

Beberapa nama dikaitkan dengan Manchester United untuk jadi pengganti Casemiro. Ada Carlos Baleba (Brighton and Hove Albon), Elliot Anderson (Nottingham Forest), Adam Wharton (Crystal Palace) hingga Sandrol Tonali asal Newcastle United.

Dari keempat nama ini ada satu yang telah direstui oleh Bruno Fernandes. Menurut laporan Daily Mail pada penghujung Maret 2026, Tonali kini berada di baris terdepan untuk direkrut MU. Pasalnya Fernandes sudah merestui dan ingin bermain bareng Tonali di Old Trafford musim depan.

MU kabarnya sudah mendiskusikan dengan Fernandes sosok gelandang yang perlu direkrut musim depan guna memperkuat lini tengah. Fernandes mendukung sepenuhnya bila manajemen Manchester United mengejar Tonali.

Biaya Besar Perlu Dikeluarkan Manchester United

Restu dari Bruno Fernandes ini akan membuat MU menjadikan Tonali buruan utamanya. Namun biaya besar perlu disiapkan Setan Merah untuk memboyong pria Italia itu ke Old Trafford musim panas nanti.

Newcastle United dikabarkan hanya akan melepas Tonali bila mendapat tawaran paling sedikit sekitar 70 juta poundsterling atau setara dengan Rp 1,5 triliun.

Pesaing Manchester United dalam Perburuan Tonali

MU akan mendapat saingan dari beberapa klub besar Eropa untuk membajak Tonali. Ada Juventus, Real Madrid, Chelsea, Arsenal hingga Manchester City yang juga meminati eks pemain AC Milan tersebut.

Newcastle kemungkinan harus menjual Tonali akhir musim nanti bila tidak lolos ke Liga Champions. Saat ini The Magpies masih tertahan di urutan 12 sehingga nyaris mustahil bisa lolos ke Liga Champions lagi seperti musim ini.

Juventus: Kenapa Locatelli Belum Sepenuhnya Pantas Mengenakan Ban Kapten

Read Entire Article
Bisnis | Football |