Manchester United Dinilai Lakukan Kesalahan Dengan Melepas Pemain Fenomenal Ini

4 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan Manchester United melepas David De Gea pada tahun 2023 sempat memicu perdebatan panjang. Banyak pihak menilai Setan Merah terlalu berani melepas salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah mereka miliki.

De Gea sendiri bukan sosok sembarangan di Old Trafford. Kiper asal Spanyol itu telah menjadi tulang punggung tim selama lebih dari satu dekade.

Selama bertahun-tahun, ia kerap menyelamatkan Manchester United di tengah periode sulit klub. Konsistensinya bahkan membuatnya meraih penghargaan Pemain Terbaik Manchester United sebanyak empat kali.

Kini, keputusan tersebut kembali dipertanyakan. Mantan striker Manchester United, Giuseppe Rossi, menjadi salah satu sosok yang terang-terangan menilai langkah klub itu sebagai kesalahan besar.

Rossi Sebut MU Keliru Melepas Kiper Legendaris

Giuseppe Rossi pernah merasakan langsung bagaimana kualitas David De Gea dari dekat. Ia sempat kembali berlatih di Manchester United pada 2019 dan melihat peran besar sang kiper di ruang ganti.

Menurut Rossi, De Gea bukan hanya penjaga gawang yang hebat di lapangan. Ia juga memiliki pengaruh besar sebagai pemimpin di dalam tim.

Rossi menilai kemampuan De Gea saat itu masih sangat luar biasa. Ia bahkan yakin sang kiper masih mampu menjaga performa terbaiknya jika tetap dipertahankan klub.

“Ya, saya rasa begitu. Saya kembali berlatih dengan Manchester United ketika saya berusia 33, 34 tahun, dan David ada di sana dan itu adalah tahun, saya rasa, ia pergi. Setelah musim itu, ia pergi," kenang Rossi pada Goal.

“Maksud saya, ia masih fenomenal. Ia masih mampu menahan semua tembakan yang mungkin. Ia adalah legenda di Manchester United. Ia juga seorang pemimpin di ruang ganti. Saya melihat itu selama dua bulan saya berada di sana. Jadi, ya, saya pikir itu adalah kesalahan. Saya pikir mereka seharusnya mempertahankannya," klaimnya.

MU Kini Mulai Menemukan Pengganti yang Tepat

Setelah melepas De Gea, Manchester United mencoba mengisi kekosongan dengan mendatangkan Andre Onana. Namun langkah tersebut tidak berjalan sesuai rencana bagi klub asal Old Trafford itu.

Performa Onana yang tidak stabil membuat posisinya akhirnya dipinjamkan ke Trabzonspor. Situasi tersebut membuat United kembali mencari sosok penjaga gawang yang benar-benar bisa diandalkan.

Kini harapan baru muncul lewat kiper muda Belgia, Senne Lammens. Penjaga gawang berusia 23 tahun itu mulai menunjukkan performa menjanjikan di bawah mistar gawang. Rossi melihat perkembangan tersebut sebagai tanda bahwa United mulai menemukan solusi. “Tapi, Anda tahu, jika Anda akan membuat keputusan seperti itu, maka Anda perlu menemukan pengganti yang tepat. Anda perlu menemukan orang yang tepat untuk menggantikannya. Apakah mereka melakukannya? Mungkin tidak. Tapi mereka sekarang menemukan kiper yang sangat, sangat bagus, kiper muda yang tampil fenomenal. Jadi, saya pikir mereka berada di jalur yang benar," ujar Rossi.

Read Entire Article
Bisnis | Football |