Manchester City vs Liverpool, Guardiola Minta The Citizen tak Entengkan The Reds: Rival Terbesar!

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City berada dalam posisi yang sangat menguntungkan jelang bentrok melawan Liverpool di perempat final FA Cup. Performa tim asuhan Josep Guardiola memang belum sepenuhnya konsisten musim ini, tetapi mereka tetap lebih unggul dibanding rivalnya tersebut.

Keunggulan 12 poin di Premier League atas Liverpool menjadi bukti nyata dominasi City sejauh ini. Bahkan, The Citizens masih memiliki satu laga lebih sedikit yang bisa semakin memperlebar jarak.

Tak hanya itu, status sebagai tuan rumah dan kedalaman skuad membuat City difavoritkan untuk melangkah ke semifinal. Banyak pihak menilai ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk menyingkirkan Liverpool.

Namun, di balik semua keunggulan tersebut, Guardiola justru memilih meredam ekspektasi. Ia menolak menganggap remeh Liverpool yang dinilai tetap punya kualitas untuk memberi kejutan.

Guardiola Tegaskan Liverpool Tetap Ancaman Serius

Guardiola menegaskan bahwa Liverpool bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Meski tertinggal cukup jauh di klasemen liga, The Reds tetap memiliki kualitas untuk merepotkan siapa pun.

Menurutnya, rivalitas antara kedua tim sudah terbangun kuat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu membuat setiap pertemuan selalu berjalan sengit dan penuh tekanan tinggi.

Selain itu, investasi besar yang dilakukan Liverpool pada musim panas lalu juga menjadi faktor penting. Guardiola percaya skuad mereka akan tetap kompetitif dalam jangka panjang.

“Berkali-kali mereka menjadi rival, yang terbesar! Mereka melakukan investasi luar biasa musim panas lalu untuk bertahan di sana selama bertahun-tahun. Ini adalah tim unggulan, pemain-pemain kelas atas, semuanya," serunya, dikutip dari Goal.

Kunci City: Ulangi Performa Solid Saat Hadapi Arsenal

Guardiola juga menekankan pentingnya menjaga standar permainan seperti saat menghadapi Arsenal di final EFL Cup. Dalam laga tersebut, City tampil disiplin dan mampu meredam agresivitas lawan.

Kemenangan 2-0 lewat gol Nico O’Reilly menjadi bukti efektivitas strategi yang diterapkan. Pendekatan itu diharapkan bisa kembali diterapkan saat menghadapi Liverpool.

Meski demikian, City juga dihadapkan pada sejumlah masalah cedera yang bisa memengaruhi performa tim. Absennya beberapa pemain belakang membuat Guardiola harus memutar otak untuk menjaga keseimbangan tim.

Di sisi lain, Liverpool juga datang dengan kondisi yang tidak sepenuhnya ideal meski beberapa pemain mulai kembali. “Semoga kami bisa tampil di level yang sama seperti saat melawan Arsenal untuk mencapai langkah selanjutnya [di Piala FA].”

(Goal)

Gresik Phonska Plus Tampil Brutal Popsivo Polwan Tak Berkutik di Final Four 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |