Loyo Diawal Musim, Neville Ungkap Apa yang Dibutuhkan Manchester United Saat Ini

13 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Gary Neville, mengungkap perubahan yang menurutnya perlu dilakukan Michael Carrick untuk membenahi performa The Red Devils sekaligus meredam tekanan terhadap posisinya sebagai manajer.

Manchester United mengawali Premier League 2026/2027 dengan hasil yang belum sesuai harapan. Dari lima pertandingan, MU baru mengoleksi lima poin dan kini berada di posisi ke-12 klasemen.

Situasi tersebut semakin mendapat sorotan setelah Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fulham di Craven Cottage pada akhir pekan lalu. Hasil itu membuat tekanan terhadap Carrick kembali meningkat.

Neville menilai persoalan utama Manchester United bukan sekadar kualitas lini belakang. Mantan kapten MU itu melihat struktur permainan tim ketika kehilangan bola masih menjadi masalah besar.

Statistik performa fisik juga memperlihatkan persoalan tersebut. Manchester United berada di posisi terbawah Premier League dalam sejumlah indikator intensitas, termasuk jarak tempuh dengan intensitas tinggi, waktu dalam intensitas tinggi, jumlah sprint, dan waktu melakukan sprint.

Menurut Neville, United membutuhkan tambahan kekuatan dan agresivitas di lini tengah. Ia menyebut Carlos Baleba sebagai pemain yang bisa memberikan karakter berbeda setelah jeda internasional.

"Manchester United membutuhkan lebih banyak tenaga, kekuatan, dan agresivitas," kata Neville dalam podcast-nya, seperti dikutip Tribal Football.

Neville juga menilai komposisi pemain ofensif MU membuat keseimbangan tim menjadi persoalan.

Neville Sarankan Formasi 4-3-3

Salah satu solusi yang disarankan Neville adalah perubahan formasi. Ia membuka kemungkinan Carrick meninggalkan pola 4-2-3-1 dan menggunakan formasi 4-3-3 dengan tiga gelandang yang lebih solid.

Dalam skema tersebut, Marcus Rashford dapat bermain di sisi kiri, Bryan Mbeumo di kanan, Matheus Cunha sebagai penyerang tengah, sementara Bruno Fernandes tetap memiliki peran ofensif.

Namun, Neville menilai struktur tersebut harus ditopang lini tengah yang lebih kuat agar United tidak terlalu mudah dieksploitasi ketika kehilangan bola.

"Para pemain sayap terlalu melebar sehingga lini tengah menjadi terbuka. Jika Bruno tidak turun membantu, praktis United bermain seperti 4-2-4," ujar Neville.

Ia menilai kehadiran Baleba bersama Kobbie Mainoo dapat menjadi salah satu opsi, tetapi pada akhirnya United membutuhkan tiga pemain yang mampu menjaga keseimbangan di lini tengah.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Performa Manchester United musim ini menjadi kontras dengan kiprah Carrick pada musim sebelumnya. Menurut laporan Tribal Football, Carrick mencatat rata-rata satu poin per pertandingan pada lima laga Premier League musim ini, sedangkan dalam 17 pertandingan Premier League musim lalu rata-ratanya mencapai 2,3 poin per pertandingan. Carrick sendiri sebelumnya menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan skuad yang dimiliki. Namun, hasil dan penampilan di lapangan membuat tuntutan untuk segera melakukan perbaikan semakin kuat. Neville juga menyoroti bahwa Manchester United terlalu pasif ketika tidak menguasai bola. Ia meminta Carrick melakukan "reset" terhadap struktur pertahanan dan intensitas permainan tim. "Kalau performa seperti itu terus berlanjut, dia akan berada dalam masalah besar. Mereka harus bekerja lebih keras untuknya," ujar Neville. Jeda internasional selama tiga pekan kini menjadi kesempatan bagi Carrick untuk melakukan evaluasi. Perubahan formasi, peningkatan intensitas, serta keseimbangan antara pemain menyerang dan gelandang akan menjadi pekerjaan penting sebelum Manchester United kembali bertanding di Premier League.

Read Entire Article
Bisnis | Football |