KEK Industropolis Batang Bidik Efek Ekonomi dari Sport Tourism

3 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - KEK Industropolis Batang memperkuat pengembangan kawasan industri dengan mengintegrasikan potensi olahraga, pariwisata, dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kepala Departemen Corporate Office & Protocoler KEK Industropolis Batang, M. Rizza Akbar, mengatakan bahwa kawasan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai pusat aktivitas industri, tetapi juga menjadi ruang bagi berbagai kegiatan yang memperkuat daya tarik kawasan.

“Memasuki tahun ketiga, kami ingin event ini terus berkembang dan memiliki standar yang semakin tinggi,” ujar Rizza dikutip Kamis (27/8/2026).

Pengembangan aktivitas di KEK Industropolis Batang turut memperkenalkan karakter kawasan melalui perpaduan kawasan industri modern dengan perkebunan karet, danau reservoir, serta kawasan pesisir Laut Jawa.

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Batang menilai kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah dapat menggerakkan aktivitas ekonomi dan memperkuat sektor pariwisata daerah.

Memperkenalkan Potensi Batang

Kepala Bapperida Kabupaten Batang, Bagus Pambudi, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga mampu memperkenalkan potensi Batang dari sisi industri, pariwisata, komunitas, hingga aktivitas masyarakat.

“Event olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah memiliki peluang untuk memberikan dampak lebih luas bagi daerah melalui pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi pendukung,” kata Bagus.

Ia menambahkan, pengembangan kegiatan olahraga dapat memperluas eksposur Batang sebagai daerah yang memiliki kawasan industri sekaligus ruang untuk kegiatan masyarakat dan pariwisata. Pergerakan peserta dari berbagai daerah juga berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat serta kegiatan usaha di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Kampanye WANI

Di samping itu, Bank Indonesia (BI) Tegal turut memanfaatkan momentum ini untuk mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko transaksi pembayaran digital melalui kampanye WANI (Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi).

Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal, Seno Indarto, menegaskan bahwa masyarakat perlu melindungi data dan instrumen pembayaran serta mencermati setiap informasi sebelum melakukan transaksi digital.

“WANI kami hadirkan sebagai pesan yang dekat dengan masyarakat. Waspada terhadap risiko, amankan data dan instrumen pembayaran, niteni atau cermati setiap informasi dan transaksi, serta identifikasi tanda-tanda penipuan sejak dini,” ujar Seno.

Seno menjelaskan, kampanye WANI sejalan dengan prinsip PeKA (Peduli, Kenali, dan Adukan) yang mendorong masyarakat mengenali risiko layanan pembayaran dan melaporkan kendala atau indikasi penyalahgunaan.

Potensi Sport Tourism

Melalui gelaran SEZ Industropolis Run 2026, KEK Industropolis Batang berharap dapat memperkuat posisinya sebagai kawasan industri yang memiliki potensi sport tourism dan aktivitas ekonomi pendukung.

SEZ Industropolis Run 2026 menargetkan 2.626 peserta dengan total hadiah mencapai Rp 100 juta. Penyelenggara juga telah merancang ulang arah rute guna mengurai kepadatan dan meratakan distribusi peserta di sejumlah titik.

Pengembangan kegiatan ini makin mempertegas fungsi KEK Industropolis Batang sebagai kawasan terpadu yang berorientasi pada kemajuan industri, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |