Juventus Disarankan Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali

5 hours ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Miralem Pjanic memberikan pandangannya terkait arah kebijakan transfer Juventus musim panas mendatang. Mantan gelandang Bianconeri itu menilai, jika klub asal Turin gagal mendatangkan Sandro Tonali, maka opsi terbaik adalah memburu Bernardo Silva.

Pjanic, yang kini tengah meniti karier baru sebagai calon agen pemain di Dubai, menyampaikan opininya dalam wawancara bersama media Italia. Ia turut menyoroti perkembangan Juventus serta mantan klubnya, AS Roma, usai hasil imbang dramatis 3-3 di Stadio Olimpico akhir pekan lalu.

Menurut Pjanic, Juventus menunjukkan karakter khas mereka saat bermain imbang kontra Roma.

“Juventus memperlihatkan DNA mereka, semangat ‘fino alla fine’ atau berjuang sampai akhir,” ujar Pjanic.

Saat ini Si Nyonya Tua masih berada di peringkat keenam klasemen Serie A, terpaut empat poin dari Roma yang menempati posisi keempat—batas akhir zona Liga Champions. Namun, dengan 11 laga tersisa, Pjanic yakin peluang finis empat besar masih terbuka lebar.

Ia juga memuji sentuhan pelatih anyar Juventus, Luciano Spalletti, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya di Roma.

“Saya dilatih Spalletti selama enam bulan di Roma. Dia pelatih top. Perbaikan yang terlihat di Juventus sekarang bukan hal yang mengejutkan,” tegasnya.

Tonali Mahal, Bernardo Silva Jadi Alternatif Ideal

Dalam urusan transfer, Pjanic melihat kebutuhan Juventus ada pada pemain dengan kualitas teknis tinggi sekaligus kepribadian kuat.

“Kalau tidak mampu membeli Tonali, saya akan memilih Bernardo. Dia adalah juara yang dibutuhkan Juventus: punya kualitas, kepribadian, pengalaman, dan karisma. Bernardo membuat tim naik level,” kata Pjanic.

Bernardo Silva dinilai memiliki profil komplet untuk memperkuat lini tengah, terutama dalam membangun permainan dan memberikan kreativitas, sesuatu yang kerap menjadi masalah Juventus dalam beberapa musim terakhir.

Pesan Pjanic untuk Vlahovic: Bertahanlah di Turin

Selain membahas transfer, Pjanic juga memberi nasihat kepada striker andalan Juventus, Dusan Vlahovic, yang masa depannya kerap dispekulasikan.

“Saya akan bertanya kepadanya: apakah kamu yakin akan menemukan tempat yang lebih baik dari Juventus dan Turin? Klub dan kota ini luar biasa untuk bermain. Tidak mudah menemukan yang seperti itu,” ujarnya.

Pjanic optimistis Vlahovic bisa tampil lebih tajam di bawah arahan Spalletti. Ia mencontohkan bagaimana sang pelatih mampu mengeluarkan potensi terbaik para striker seperti Edin Dzeko, Mauro Icardi, dan Victor Osimhen.

Tak hanya Vlahovic, Pjanic juga menyinggung nama Jonathan David yang dikaitkan dengan Juventus. Meski bermain di klub yang levelnya berbeda, ia menilai konsistensi mencetak 25 gol per musim bukanlah kebetulan.

Kenan Yildiz dan Tantangan Generasi Baru

Juventus baru saja memperpanjang kontrak Kenan Yildiz dan Weston McKennie. Pjanic pun ditanya apakah Yildiz akan mampu menembus skuad inti di era kejayaannya dulu.

“Dia pasti masuk skuad, tapi harus bersaing dengan pemain seperti Dybala, Douglas Costa, dan Ronaldo,” ujarnya, merujuk pada era ketika Juventus diperkuat Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo.

Pjanic menilai Yildiz memiliki bakat luar biasa, namun kini semuanya bergantung pada sang pemain untuk membuktikan konsistensinya.

“Dia sangat kuat secara teknis. Masa depan ada di tangannya sendiri,” tutup Pjanic.

Klasemen Liga Italia 2025/2026

Fakta Cedera Rodrygo di Real Madrid: Ternyata Sudah Sejak 2023

Read Entire Article
Bisnis | Football |