Jika Liverpool Gagal ke Liga Champions, Arne Slot '100 Persen' Dipecat

6 hours ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Tekanan besar kini mengarah kepada manajer Liverpool, Arne Slot. Pelatih asal Belanda itu disebut-sebut berada di ujung tanduk dan bisa saja dipecat jika gagal membawa The Reds finis di zona Liga Champions musim ini.

Peringatan keras itu datang setelah performa inkonsisten Liverpool berlanjut pada pekan terbaru Liga Inggris. The Reds menelan kekalahan kesembilan musim ini usai takluk dari tim juru kunci Wolverhampton yang mencetak gol dramatis di masa injury time.

Hasil tersebut membuat Liverpool tercecer di posisi kelima klasemen sementara, dengan ancaman disalip Chelsea yang masih menyimpan satu laga.

Dari Start Sempurna ke Tren Penurunan

Liverpool sejatinya mengawali musim dengan impresif. Lima kemenangan beruntun di awal kompetisi sempat menempatkan mereka sebagai kandidat kuat juara, bahkan difavoritkan untuk mempertahankan gelar Premier League.

Namun, performa apik itu tak bertahan lama. Seiring berjalannya musim, konsistensi menjadi masalah utama. Padahal, manajemen klub sudah menggelontorkan dana lebih dari 400 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas lalu, bahkan dua kali memecahkan rekor transfer Inggris demi memperkuat skuad.

Alih-alih stabil di papan atas, Liverpool justru tampil naik-turun. Sejak pergantian tahun, mereka hanya mampu meraih empat kemenangan dari 11 pertandingan liga. Grafik performa yang menurun drastis ini membuat posisi Slot semakin sulit.

Kritik Tajam: 100 Persen Dipecat

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, sebelumnya sudah memberi sinyal bahaya. Ia menyebut Slot “tak punya alasan pembenaran” jika gagal membawa tim finis di lima besar.

Kini, kritik lebih keras datang dari mantan gelandang Tottenham Hotspur, Jamie O'Hara. Dalam analisanya di Sky Sports, O’Hara tanpa ragu menyebut Slot akan dipecat jika gagal lolos ke Liga Champions.

“Dia dalam masalah besar. Dia harus mendapatkan hasil dan memastikan tiket Liga Champions. Kalau tidak, dia akan dipecat, 100 persen,” tegas O’Hara.

Menurutnya, keberhasilan musim lalu tak bisa dijadikan tameng. “Anda tak bisa mempertahankan pelatih hanya karena dia juara musim lalu. Dengan investasi besar dan kualitas pemain yang dimiliki, Liverpool wajib bermain di Liga Champions. Jika ada lima wakil Inggris dan Liverpool tidak termasuk di dalamnya, maka Slot tak pantas bertahan,” tambahnya.

Stagnan dan Minim Harapan Bangkit?

Selain hasil buruk, O’Hara juga menyoroti aspek permainan. Ia meragukan kemampuan Slot untuk membalikkan keadaan dalam waktu singkat.

“Saya tidak melihat bagaimana dia akan mengubah situasi ini. Saya tak melihat tim yang tiba-tiba kembali bermain sepak bola luar biasa,” ujarnya.

Musim lalu, Liverpool mungkin tidak selalu tampil atraktif, tetapi mereka dikenal solid dan sulit dikalahkan. Kini, karakter itu perlahan menghilang. Pertahanan rapuh, efektivitas menurun, dan kepercayaan diri tim tampak goyah.

Sumber: Sky Sports

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

AC Milan Siapkan Kontrak Baru untuk Rafael Leao, Hindari Godaan Liga Inggris dan Arab

Read Entire Article
Bisnis | Football |