Jakarta Pertamina Enduro Butuh 1 Poin Lagi untuk Lolos ke Grand Final Proliga 2026

5 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Jakarta Pertamina Enduro memenangkan laga sengit kontra Jakarta Electric PLN Mobile pada pekan kedua putaran kedua final four Proliga 2026. Jakarta Pertamina menang 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) di GOR Sritex Arena Solo, Minggu (12/4 ) malam.

Hasil ini membuat Jakarta Pertamina Enduro berada di peringkat kedua klasemen dengan tiga kemenangan dari empat laga dan 9 poin. Megawati Hangestri dan kolega hanya butuh 1 poin lagi atau takluk 2-3 saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan atau Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada pekan depan untuk lolos ke grand final.

Karena dengan perolehan 10 poin, posisi Jakarta Pertamina tidak mungkin lagi dapat digeser Jakarta Electric dan Popsivo Polwan. Saat ini, kedua tim di posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing meraih satu kemenangan serta 3 poin.

Jika takluk 1-3 atau 0-3 di dua laga terakhir, maka jumlah kemenangan Jakarta Pertamina bisa disamakan Jakarta Electric atau Popsivo Polwan. Jika demikian, maka tim yang lolos ke grand final akan dilihat dari jumlah poinnya. Jika poinnya sama, kemudian dilihat rasio setnya. Dan terakhir dilihat rasio poinnya jika jumlah kemenangan, poin, dan rasio setnya masih sama.

Tidak hanya Jakarta Pertamina, situasi itu juga bisa berlaku untuk Gresik Phonska. Medi Yoku dan kawan-kawan saat ini memimpin klasemen sementara final four dengan tiga kemenangan serta 9 poin. Tim asuhan Alessandro Lodi butuh tambahan 1 poin untuk lolos ke grand final.

Pemain Kunci Jakarta Pertamina Enduro

Manajer tim Jakarta Pertamina Enduro Widi Triyoso mengakui laga melawan Jakarta Electric PLN Mobile tidak mudah.Menang pada dua set awal, Jakarta Pertamina menyerah di dua set berikutnya. Sang juara bertahan mampu bangkit di set kelima dan memenangkan laga.

"Tapi evaluasi-evaluasi yang kami lakukan sebelumnya hari ini berjalan dengan baik," tutur Widi.

Ia juga mengatakan Jakarta Pertamina punya pemain kunci. Mereka adalah Irina Voronkova, Megawati Hangestri Pertiwi, dan Wilma Salas. "Kalau ketiganya main fokus, saya pastikan Jakarta Pertamina bisa menang," tukas Widi.

Megawati mengakui pertandingan sempat menegangkan. "Di Surabaya kemarin kita hampir menang, dan pengalaman itu tadi hampir terulang. Tetapi, kami hari ini lebih fokus dan mengambil kemenangan," ucap Megawati. Sementara asisten pelatih sekaligus direktur teknik Jakarta Electric PLN Mobile Anantachai Yoonprathom mengakui timnya mengubah pola permainan sehingga bisa menang pada set tiga dan empat. "Meski kalah, kami bisa menampilkan permainan yang bagus," katanya. Menurutnya, kesalahan utama dari timnya adalah masalah tosser, "Tetapi, kami mengakui Pertamina hari ini bermain sangat bagus, " ujar Anantachai. Anantachai pun tetap akan mengevaluasi timnya untuk pertandingan di Semarang melawan Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Read Entire Article
Bisnis | Football |