AC Milan Krisis! Dibantai Udinese 0-3 di San Siro, Mimpi Scudetto Berubah Jadi Ancaman

4 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan mengalami fase paling sulit dalam perjalanan mereka di Serie A 2025/2026. Kekalahan telak 0-3 dari Udinese di San Siro pada pekan ke-32 menjadi sinyal bahaya yang tak bisa lagi diabaikan. Bukan sekadar kehilangan tiga poin, Rossoneri kini menunjukkan penurunan performa yang signifikan.

Hasil buruk ini menambah daftar panjang inkonsistensi Milan dalam beberapa pekan terakhir. Mereka kini telah kalah empat kali dalam tujuh pertandingan terakhir di Serie A. Tren negatif tersebut membuat posisi Milan di klasemen semakin tidak aman.

Situasi ini terasa kontras jika melihat kondisi Milan satu bulan lalu. Saat itu, kemenangan 1-0 atas Inter membuat mereka hanya terpaut tujuh poin dari puncak klasemen. Bahkan, Milan sempat unggul sembilan poin dari posisi kelima.

Namun, momentum positif itu perlahan menghilang. Serangkaian hasil buruk membuat Milan tersingkir dari perburuan Scudetto. Kini, fokus mereka justru bergeser untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions.

Kekalahan beruntun dari lawan-lawan yang seharusnya bisa diatasi memperlihatkan adanya masalah struktural dalam tim. Milan tidak hanya kehilangan hasil, tetapi juga identitas permainan yang sebelumnya menjadi kekuatan utama mereka.

Performa Anjlok dan Ancaman Nyata di Klasemen

Salah satu masalah paling mencolok dari Milan adalah tumpulnya lini serang. Dalam empat kekalahan terakhir, Rossoneri bahkan gagal mencetak satu gol pun. Statistik ini menjadi indikator jelas bahwa ada problem serius dalam efektivitas serangan.

Padahal, sebelum kekalahan dari Parma pada 22 Februari lalu, Milan tampil cukup stabil. Mereka hanya sekali kalah dan hampir selalu mencetak gol di setiap pertandingan. Penurunan drastis ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam dinamika tim.

Kondisi di klasemen juga semakin mengkhawatirkan. Milan kini hanya unggul lima poin dari Como yang berada di posisi kelima. Situasi ini belum sepenuhnya aman, apalagi Como masih memiliki satu pertandingan tunda yang bisa memperkecil jarak.

Ancaman lain datang dari Juventus yang terus mendekat. Selisih poin antara Milan dan Juventus kini hanya tiga angka. Dengan pertemuan langsung di San Siro pada 26 April mendatang, posisi Milan di empat besar benar-benar berada dalam tekanan besar.

Sumber: Football Italia

Pep Guardiola Sebut Duel Manchester City Kontra Arsenal di Etihad Layaknya Final!

Read Entire Article
Bisnis | Football |