Jadwal UEFA Nations League 2026/2027: 4 Big Match yang Tidak Boleh Dilewatkan

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - UEFA Nations League 2026/2027 siap menghadirkan sederet pertandingan menarik yang mempertemukan tim-tim elite Eropa. Sejumlah perseteruan legendaris kembali tersaji, termasuk duel Inggris melawan Spanyol yang mengulang pertemuan final Euro 2024.

Selain persaingan antartim, edisi kali ini juga mencuri perhatian karena sejumlah pelatih baru akan memulai kiprahnya. Jürgen Klopp bersiap menjalani debut bersama Timnas Jerman, sedangkan Xavi Hernández memulai petualangan barunya bersama Belanda.

Timnas Prancis juga menjadi sorotan dengan kehadiran Zinédine Zidane, legenda sepak bola yang kembali ke dunia kepelatihan setelah lima tahun meninggalkan kursi pelatih Real Madrid. Kali ini, ia akan menghadapi tantangan bersama Prancis sejak fase liga dimulai.

Empat pertandingan mencuri perhatian menjelang bergulirnya kompetisi pada September hingga November 2026. Dari perseteruan legendaris hingga duel yang mempertemukan pelatih-pelatih baru, laga-laga ini akan menjadi bagian penting dari perjalanan UEFA Nations League musim 2026/2027.

1. Belanda vs Jerman: Debut Klopp dan Xavi Mencuri Perhatian

Belanda akan menjamu Jerman pada 24 September 2026 dalam pertandingan Grup A2. Pertemuan dua negara dengan sejarah panjang di sepak bola Eropa ini menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/2027.

Jürgen Klopp akan memimpin Jerman untuk pertama kalinya setelah ditunjuk pada 24 Juli. Di kubu Belanda, Xavi Hernández juga memulai era baru sebagai pelatih. Jerman datang dengan catatan tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Belanda, yakni dua kemenangan dan dua hasil imbang. Kedua tim selanjutnya akan menghadapi Serbia dan Yunani di grup yang sama.

2. Inggris vs Spanyol: Mengulang Final Euro 2024

Pertandingan Inggris melawan Spanyol pada 26 September 2026 menjadi salah satu duel paling dinantikan di Grup A3. Kedua tim kembali bertemu setelah Spanyol mengalahkan Inggris 2-1 pada final Euro 2024 di Berlin. Spanyol kini berusaha kembali meraih kejayaan di UEFA Nations League setelah menjadi runner-up pada edisi sebelumnya.

Inggris yang ditangani Thomas Tuchel juga memiliki motivasi besar. Setelah promosi dari Liga B pada musim 2024/2025, Timnas Inggris kembali bersaing di Liga A. Tuchel mengungkapkan bahwa Inggris ingin menghadapi lawan-lawan kuat untuk mengetahui sejauh mana perkembangan timnya. Dari 10 pertemuan sejak 2000, Inggris mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan enam kekalahan melawan Spanyol.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Belgia akan menghadapi Prancis pada 28 September 2026 dalam pertandingan Grup A1. Kedua negara tergabung dalam grup yang juga dihuni Italia dan Turki. Pertandingan ini menarik perhatian karena Belgia dan Prancis sama-sama memulai perjalanan di bawah pelatih baru Belgia menunjuk mantan pemain internasional Belanda, Mark van Bommel, sebagai pelatih. Sementara itu, Prancis mempercayakan tim kepada Zinédine Zidane, yang kembali menangani sebuah tim setelah meninggalkan Real Madrid lima tahun lalu. Prancis memenangi lima pertemuan terakhir melawan Belgia, termasuk dua kemenangan pada Nations League edisi sebelumnya. Belgia terakhir kali meraih kemenangan kompetitif atas Prancis saat menang 2-0 dalam kualifikasi Piala Dunia 1982. Duel ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Van Bommel dan Zidane untuk mengawali perjalanan mereka dengan hasil yang positif.

Read Entire Article
Bisnis | Football |