Ironi Josep Guardiola: Lampaui Sir Alex Ferguson, tapi Disingkirkan Real Madrid

7 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Josep Guardiola secara resmi telah melampaui rekor legendaris milik Sir Alex Ferguson di panggung Liga Champions.

Ia kini menempati posisi kedua sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah kompetisi elit Eropa tersebut.

Sayangnya, pencapaian bersejarah ini terasa hambar lantaran Manchester City harus tersingkir di tangan Real Madrid.

Kekalahan di Etihad Stadium memastikan langkah The Cityzens terhenti pada babak 16 besar musim 2025/2026.

Pertandingan leg kedua tersebut menjadi penampilan ke-191 bagi Guardiola selama berkarier di Liga Champions.

Catatan ini membuatnya hanya tertinggal dari Carlo Ancelotti yang masih memegang rekor tertinggi dengan 218 laga.

Namun, tinta emas individu sang manajer tidak berbanding lurus dengan hasil akhir yang diraih timnya di lapangan.

Manchester City harus menyerah dengan agregat telak 1-5 setelah kembali kalah 1-2 pada pertemuan kedua di kandang.

Hasil ini menjadi luka lama yang kembali terbuka bagi publik Manchester Biru dalam beberapa musim terakhir.

Tercatat, ini merupakan kali keempat dalam lima musim terakhir langkah City dihentikan oleh sang raja Eropa tersebut.

Dominasi Semu di Tengah Badai Kartu Merah

Manchester City sebenarnya tampil sangat militan meskipun harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.

Erling Haaland dan rekan-rekannya terus menggempur pertahanan lawan dengan melepaskan total 22 tembakan ke arah gawang.

Petaka bagi tuan rumah bermula saat sang kapten, Bernardo Silva, diusir wasit akibat melakukan pelanggaran handball.

Insiden tersebut terjadi ketika ia mencoba menghalau tembakan Vinicius Junior yang berujung pada hadiah penalti krusial.

Vinicius yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang emas untuk membawa Madrid unggul lebih dulu.

Gol tersebut memperlebar jarak agregat menjadi empat gol yang sangat sulit untuk dikejar oleh skuad asuhan Guardiola.

"Kami sadar betul akan kesulitan pertandingan besok dan lawan yang kami hadapi," ujar Alvaro Arbeloa sebelum laga.

Kedewasaan Real Madrid

Kondisi Real Madrid semakin berada di atas angin setelah bintang utama mereka, Kylian Mbappe, masuk ke lapangan.

Mbappe kembali merumput sebagai pemain pengganti setelah sempat menepi hampir sebulan akibat cedera lutut yang dideritanya.

Kehadiran Mbappe memberikan dimensi serangan baru bagi Los Blancos meski dirinya tidak mencatatkan nama di papan skor. Fokus pertahanan City menjadi pecah hingga akhirnya Vinicius mencetak brace lewat gol jarak dekat di masa injury time. Erling Haaland sempat memberikan harapan tipis bagi publik Etihad melalui gol balasan yang ia ciptakan di tengah laga. Namun, solidnya pertahanan El Real membuat misi comeback dramatis Manchester City berakhir dengan kegagalan total. "Sama seperti leg pertama, kami tidak punya tujuan lain selain menang dengan kerendahan hati," tegas Arbeloa.

Read Entire Article
Bisnis | Football |