Harga Perak Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Merosot Rp 1.000, Sentuh Level Segini

19 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot pada perdagangan Senin, (30/3/2026). Koreksi harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan harga perak dunia.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam turun Rp 1.000. Harga perak Antam kini dibanderol Rp 43.550 per gram. Sebelumnya harga perak Antam dipatok Rp 44.550 per gram.

Antam menawarkan perak batangan ukuran 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Pada awal pekan ini, perak batangan ukuran 250 gram dibanderol Rp 11.412.500 dan ukuran 500 gram ditetapkan Rp 21.900.000.

Mengutip tradingeconomics,harga peran turun hampir 2% menjadi USD 68 per ounce pada Senin pekan ini. Hal ini membalikkan kenaikan dari sebelumnya karena konflik Timur Tengah memasuki minggu kelima tanpa solusi jelas.

Konflik di kawasan itu juga meningkat ketika militant Houthi yang didukung Iran di Yaman bergabung dalam konflik dan menargetkan Israel pada akhir pekan.

Kelompok militan tersebut juga memiliki kemampuan untuk menyerang kapal yang melintasi Laut Merah dan infrastruktur energi utama Arab Saudi. Sementara itu, militer AS dilaporkan sedang mempersiapkan operasi darat selama beberapa minggu di Iran setelah pasukan tambahan tiba di wilayah tersebut.

Perak saat ini turun hampir 30% dari puncaknya pada Maret karena guncangan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga dari bank sentral utama. Pasar sekarang memperkirakan potensi kenaikan suku bunga dari Federal Reserve tahun ini, sebuah pembalikan tajam dari ekspektasi sebelumnya untuk dua kali penurunan suku bunga.

Harga Emas Dunia Pekan Lalu

Sebelumnya, harga emas melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Kenaikan harga emas dunia dipicu aksi beli saat harga emas turun setelah koreksi awal pekan ini. Sementara itu, investor mencari sinyal de-eskalasi dalam konflik Timur Tengah.

Mengutip CNBC, Sabtu (28/3/2026), harga emas di pasar spot naik 3,6% menjadi USD 4.536,29 per ounce. Harga kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman April naik 3,6% menjadi USD 4.533,70.

“Koreksi harga baru-baru ini menciptakan peluang yang sangat bagus karena pasar mengalami penurunan. Harga turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Ini adalah waktu yang luar biasa untuk membeli emas,” ujar Senior Market Strategist RJO Futures, Daniel Pavilonis.

Harga emas spot menyentuh titik terendah dalam empat bulan di USD 4.097,99 pada Senin pekan ini.

“Kita akan melihat kenaikan perlahan dalam beberapa minggu ke depan. Dan kemudian jika situasi Iran ini bisa berlaku, kita memiliki peluang yang sangat baik untuk mengambil Risiko,” ujar Pavilonis.

Sentimen Harga Emas Lainnya

Di sisi lain, harga minyak bertahan di atas USD 110 per barel meskipun Presiden AS Donald Trump memperpanjang tenggat waktu bagi Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz setelah Iran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran.

Perang yang kini memasuki minggu keempat telah menyebar ke seluruh Timur Tengah, menghantam ekonomi global dengan lonjakan harga energi dan pupuk yang telah memicu kekhawatiran inflasi.

Meningkatnya inflasi telah menggeser pandangan Federal Reserve ke arah potensi kenaikan suku bunga, yang biasanya membebani emas dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil tersebut.

Menurut FedWatch Tool dari CME Group, para pedagang telah sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga AS pada tahun 2026, dibandingkan dengan ekspektasi dua kali penurunan sebelum perang dimulai.

Prediksi Harga Emas

Namun, Commerzbank menaikkan perkiraan harga emasnya, meningkatkan target akhir tahun menjadi USD 5.000 per ounce  dari USD 4.900. Commerzbank mengatakan, penurunan harga baru-baru ini kemungkinan tidak akan berlanjut.

Bank tersebut memperkirakan perang Iran akan berakhir pada musim semi, yang dapat meredam ekspektasi saat ini untuk kenaikan suku bunga AS. Bank tersebut memperkirakan Federal Reserve akan melanjutkan penurunan suku bunga akhir tahun ini, menurunkan suku bunga sekitar 75 basis poin pada pertengahan tahun depan.

Di sisi lain, harga perak spot naik 4,4% menjadi USD 71,01 per ounce. Harga platinum spot naik 3% menjadi USD 1.882,05, sementara paladium naik 3,7% menjadi USD 1.403,54.

Read Entire Article
Bisnis | Football |