Harga Emas Pegadaian 22 Juli 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Melesat

11 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas buatan Galeri24, Antam dan UBS di Pegadaian kompak naik pada Rabu, (22/7/2026) pukul 11.15 WIB. Kenaikan harga tiga produk logam mulia itu di kisaran Rp 34 ribu-Rp 35 ribu.

Mengutip Antara, harga emas buatan Galeri24 dibanderol Rp 2.619.000, naik Rp 34 ribu dari perdagangan sebelumnya Rp 2.585.000 per gram. Selain itu, harga emas antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp 35 ribu menjadi Rp 2.741.000 per gram dari perdagangan sebelumnya Rp 2.706.000 per gram. Selain itu, harga emas UBS juga ikut naik Rp 35 ribu menjadi Rp 2.632.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.597.000 per gram. Dari tiga produk logam mulia itu, Antam dan UBS kompak alami kenaikan terbesar Rp 35 ribu.

Akan tetapi, harga itu sewaktu-waktu dapat berubah. Adapun, emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.

Selain itu, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram, sementara Antam di Pegadaian hanya hingga 100 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian masing-masing produk:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.374.000
  • 1 gram: Rp 2.619.000.
  • ‎2 gram: Rp 5.175.000
  • ‎5 gram: Rp 12.841.000
  • ‎10 gram: Rp 25.613.000
  • ‎25 gram: Rp 63.689.000
  • ‎50 gram: Rp 127.277.000
  • ‎100 gram: Rp 254.428.000
  • ‎250 gram: Rp 634.508.000
  • ‎500 gram: Rp 1.269.015.000
  • ‎1.000 gram: Rp 2.538.029.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.423.000
  • ‎1 gram: Rp 2.741.000
  • ‎2 gram: Rp 5.419.000
  • 3 gram: Rp 8.102.000
  • ‎5 gram: Rp 13.468.000
  • 10 gram: Rp 26.879.000
  • ‎25 gram: Rp 67.067.000
  • ‎50 gram: Rp 134.051.000
  • ‎100 gram: Rp 268.021.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.422.000
  • ‎1 gram: Rp 2.632.000
  • ‎2 gram: Rp 5.222.000
  • ‎5 gram: Rp 12.903.000
  • 10 gram: Rp 25.671.000
  • ‎25 gram: Rp 64.052.000
  • ‎50 gram: Rp 127.840.000
  • ‎100 gram: Rp 255.577.000
  • 250 gram: Rp 638.755.000
  • ‎500 gram: Rp 1.276.010.000

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas dunia menguat lebih dari 1% pada perdagangan Selasa, 21 Juli 2026. Kenaikan harga emas didorong harapan akan terobosan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang dapat menurunkan harga energi. Selain itu, meredam harapan kebijakan moneter yang ketat dari the Federal Reserve (the Fed).

Mengutip CNBC, Rabu, (22/7/2026), harga emas spot naik 1,7% menjadi US$ 4.071,32 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus bertambah 1,5% menjadi US$ 4.076,40.

“Komoditas secara keseluruhan naik karena ekspektasi gencatan senjata di Timur Tengah mungkin akan segera terjadi,” ujar Analis Marex, Edward Meir.

Ia menambahkan, emas juga mendapatkan dukungan dari pembelian dengan melihat teknikal. Hal ini setelah harga emas menembus tren penurunan jangka pendek yang terjadi sejak 6 Juli, dan harga kemungkinan akan tetap berada dalam kisaran terbatas dalam waktu dekat.

Sentimen Harga Emas Lainnya

Di sisi lain, seorang pejabat senior mengatakan, kepada Reuters pada Senin, 21 Juli 2026 kalau Teheran telah menerima proposal dari mediator untuk gencatan senjata 10 hari dalam upaya menyelamatkan kesepakatan sementara.

Kenaikan harga minyak akibat gangguan pasokan dari Teluk telah menekan harga emas karena memicu kekhawatiran inflasi dan menambah spekulasi tentang suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lama.

Meskipun emas dipandang sebagai lindung nilai jangka panjang terhadap inflasi, suku bunga tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam yang tidak menghasilkan imbal hasil tersebut.

Investor kini menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve (the Fed), dan komentar Ketua the Fed Kevin Warsh setelah pertemuan kebijakan dua hari bank sentral minggu depan.

Para pedagang memperkirakan sekitar 64% kemungkinan kenaikan suku bunga pada September, menurut CME FedWatch Tool.

"Angka US$ 4.000 yang secara psikologis signifikan tampaknya bertahan kuat di pasar emas. Namun, kekhawatiran tentang suku bunga di AS kemungkinan akan memperlambat pemulihan yang lebih kuat,” kata Commerzbank dalam sebuah catatan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |