Gandeng Kemenpar, PB Akuatik Indonesia Serius Perkuat Sport Tourism Lewat Open Water

8 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - PB Akuatik Indonesia (AI) semakin serius dalam memperkuat ekosistem sport tourism di Indonesia. Salah satunya dengan menggandeng Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) dalam penyelenggaraan ajang internasional open water atau perairan terbuka.

Ada dua kejuaraan renang perairan terbuka internasional yang siap digelar oleh PB Akuatik Indonesia dalam waktu dekat. Yakni A•Stream Open Water Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championship. 

‎Ajang A•Stream Open Water Series sendiri dijadwalkan akan bergulir pada 11-12 April 2026. Sementara 12th Asian Open Water Swimming (OWS) Championship nantinya kembali akan berlangsung di Bali pada 13-15 Juni 2026.

Mengingat waktu penyelenggaraan menyisakan kurang dari sebulan, ‎PB Akuatik Indonesia terus mempersiapkan diri. Termasuk berkoordinasi dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata.

PB Akuatik Indonesia melakukan audiensi dengan berkunjung ke Kantor Kemenpar di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat pada Jumat (13/3). Rombongan dipimpin Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo.

Rombongan PB Akuatik Indonesia diterima langsung oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, yang didampingi Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu; Asisten Deputi Event Internasional, Hafiz Agung Rifai; dan Kapokja Event Alam Petualangan, Asdep Event Nasional, Octa.

"Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Menteri dan jajaran Kementerian Pariwisata atas support kepada PB Aquatik Indonesia dalam penyelenggaraan 12th Asian Open Water Swimming Championship dan juga A•Stream Open Water Series," kata Harlin usai pertemuan.

Ingin Jadikan A•Stream OWS sebagai IP Sport Tourism

Harlin menjelaskan, kedatangan PB Akuatik Indonesia bertujuan meminta dukungan penuh dari Kemenpar terhadap dua ajang perairan terbuka. Sebab kejuaraan itu bersifat internasional sehingga dapat mengundang wisatawan.

Khusus A•Stream Open Water Series, kata Harlin, PB Akuatik Indonesia ingin menjadikan ajang tersebut sebagai intelectual property untuk sport tourism di Tanah Air.

‎"Khusus untuk A•Stream ini akan kita jadikan IP atau Intellectual Property untuk sport tourism di Indonesia. Jadi, kita akan bersama-sama dengan Kemenpar untuk membangun sport tourism di Indonesia," ucap Harlin. 

Hasilkan Banyak Dampak Positif

Lebih lanjut, Harlin menyampaikan bahwa ada berbagai aspek yang nantinya berdampak berkat kolaborasi PB Akuatik Indonesia dengan Kemenpar. Salah satu hal utama adalah mengangkat budaya dan pariwisata di Indonesia. 

‎Menurut Harlin, hal itu sejalan dengan misi Kemenpar dalam mengenalkan pariwisata Indonesia di kancah internasional. ‎"Bukan hanya event olahraga saja, tapi ini berupa IP yang nanti berhubungan dengan hospitality, dengan kuliner, dengan juga mungkin expo dan lain-lain," kata Harlin.  ‎"Jadi kita ingin mengangkat budaya dan kekhasan dari daerah-daerah yang indah yang bisa dijadikan tempat untuk sport tourism," sambungnya. 

Read Entire Article
Bisnis | Football |