Edin Dzeko Hampir Gabung Juventus pada 2020, Transfer Gagal karena Hal Ini

7 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Edin Dzeko pernah berada sangat dekat dengan kepindahan ke Juventus pada 2020 berdasarkan pengakuan mantan agennya. Transfer itu disebut sudah mencapai tahap kesepakatan sebelum akhirnya batal terlaksana.

Penyerang asal Bosnia tersebut memang memiliki perjalanan panjang di Serie A bersama beberapa klub besar. Namun, kariernya bisa saja berbeda jika kepindahan ke Juventus benar-benar terjadi.

Saat ini, Dzeko masih aktif bermain meski usianya telah memasuki 40 tahun. Ia bahkan baru saja mencetak gol yang membantu negaranya bermain imbang melawan Wales.

Selain itu, performanya yang konsisten membuatnya tetap dipercaya tampil dalam laga penting. Dzeko pun diproyeksikan tampil dalam pertandingan penentuan menuju Piala Dunia 2026.

Dzeko Sudah Sepakat dengan Juventus

Edin Dzeko sebenarnya sudah berada sangat dekat dengan kepindahan ke Juventus pada tahun 2020. Kesepakatan disebut telah tercapai sebelum akhirnya situasi berubah secara mendadak.

Kesepakatan tersebut melibatkan manajemen Juventus saat itu, termasuk peran penting Fabio Paratici. Namun, rencana transfer itu tidak berjalan sesuai harapan karena intervensi dari klub asalnya.

"Dzeko sudah menandatangani kontrak dengan Juventus," ujar Silvano Martina kepada La Stampa.

"Semuanya sudah selesai dengan Fabio Paratici, tetapi kemudian Roma menelepon dan mengatakan mereka tidak akan melepasnya karena Arek Milik gagal dalam tes medis, sehingga tidak ada pengganti," lanjut Martina.

Gagal Pindah, Dzeko Berlabuh ke Inter

Kegagalan transfer tersebut membuat Dzeko tetap bertahan di Roma untuk sementara waktu. Situasi ini terjadi karena klub tidak menemukan pengganti yang sesuai.

Pada akhirnya, Juventus memilih alternatif lain di bursa transfer. Sementara itu, Dzeko baru meninggalkan Roma pada akhir musim.

"Dia akhirnya pergi ke Inter pada akhir musim dengan status bebas transfer," kata Martina.

"Paratici tidak bisa menunggu lebih lama, jadi dia membuat kesepakatan untuk Alvaro Morata," sambung Martina.

Tetap Tajam di Usia 40 Tahun

Meski usia tidak lagi muda, Dzeko masih menunjukkan performa impresif di lapangan. Ia tetap menjadi pemain penting berkat profesionalismenya.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari gol, tetapi juga dari kerja keras sepanjang pertandingan. Hal ini membuatnya tetap relevan di level tertinggi.

"Dia masih bermain di usia ini karena dia adalah seorang profesional yang luar biasa," ujar Martina.

"Dia selalu berlari sangat banyak, lebih dari 10 km per pertandingan. Memang dia sedikit kehilangan kecepatan, tetapi jika mendapat umpan yang tepat, dia akan mencetak gol. Dia akan sangat termotivasi untuk pertandingan ini," tutup Martina.

Sumber: Football Italia

Persaingan Sengit di Liga Italia

Aleksandar Dimitrov Anggap Duel Timnas Indonesia vs Bulgaria Spesial

Read Entire Article
Bisnis | Football |