Cristian Chivu Tegaskan Skuad Treble Jose Mourinho Tak Bisa Disamakan dengan Inter Milan Saat Ini

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Cristian Chivu menegaskan bahwa Inter Milan era saat ini tidak bisa disamakan dengan skuad peraih treble di bawah Jose Mourinho pada 2010. Ia meminta publik untuk tidak membandingkan dua generasi yang berbeda dalam sejarah klub.

Inter baru saja memastikan gelar Liga Italia musim ini lebih cepat dari jadwal setelah kemenangan atas Parma. Hasil tersebut semakin mempertegas dominasi mereka di kompetisi domestik musim ini.

Selanjutnya, fokus tim beralih ke final Coppa Italia melawan Lazio yang akan digelar di Stadio Olimpico, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi peluang mereka menambah trofi setelah sukses di liga.

Namun, perjalanan Inter musim ini tidak sepenuhnya sempurna karena gagal melangkah jauh di Liga Champions. Situasi itu membuat perbandingan dengan era treble 2010 semakin sering muncul di publik.

Chivu Minta Hentikan Perbandingan Era

Chivu menilai setiap era memiliki karakter dan tantangan yang berbeda dalam sepak bola modern. Ia menekankan bahwa perubahan zaman membuat perbandingan langsung menjadi tidak relevan.

Menurutnya, baik tim 2010 maupun skuad saat ini sama-sama telah memberikan kebahagiaan bagi para pendukung. Ia juga menilai kontribusi tersebut lebih penting daripada sekadar membandingkan pencapaian.

"Tidak perlu membandingkan era yang berbeda atau tim yang berbeda. Waktu berubah, sepak bola juga berubah," ujar Chivu.

"Tim 2010 dan tim 2026 ini sama-sama membawa kebahagiaan bagi para penggemar, dan itu yang paling penting," tambah Chivu.

Fokus Inter pada Trofi Coppa Italia

Inter kini mengincar gelar Coppa Italia setelah memastikan gelar liga lebih awal. Mereka akan menghadapi Lazio yang juga berambisi mengakhiri musim dengan trofi.

Pertandingan ini menjadi penting bagi Lazio yang ingin kembali tampil di kompetisi Eropa. Sementara Inter berupaya melengkapi musim sukses dengan tambahan gelar domestik.

“Lazio akan memiliki motivasi ekstra untuk final. Kami harus tetap rendah hati dan memiliki sikap yang tepat," jelas Chivu.

"Pada saat yang sama, kami harus ingat bahwa kami telah meraih Scudetto dan tempat kami di final Coppa Italia, yang ingin kami hormati sebaik mungkin dengan kemampuan terbaik kami,” imbuhnya.

Persaingan Panas di Liga Italia

Wesley Sneijder Sebut Jose Mourinho Sosok Ideal untuk Tangani Real Madrid

Read Entire Article
Bisnis | Football |