Cremonese vs Fiorentina: Davide Nicola Yakin Bisa Angkat Emil Audero dkk. Dari Zona Degradasi

6 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Cremonese kembali menelan hasil pahit saat menjamu Fiorentina pada pekan ke-29 Liga Italia 2025/2026. Bermain di Stadio Giovanni Zini, Selasa (17/03/2026), tuan rumah dipermak dengan skor telak 1-4.

Gol semata wayang Cremonese dicetak David Okereke di tengah dominasi La Viola. Sementara itu, Fiorentina mencetak gol melalui Fabiano Parisi, Roberto Piccoli, Dodo, dan Albert Gudmundsson.

Kekalahan ini membuat posisi Cremonese semakin tertekan di papan bawah klasemen. Emil Audero dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat ke-18 dengan koleksi 24 poin dari 29 laga.

Situasi tersebut semakin sulit karena jarak dengan zona aman masih belum terpangkas. Namun, di tengah tekanan besar, pelatih Davide Nicola justru menunjukkan sikap yang cukup tenang.

Cemoohan Fans Jadi Alarm Keras

Atmosfer di Stadio Giovanni Zini memanas setelah peluit akhir dibunyikan. Para pendukung Cremonese meluapkan kekecewaan mereka dengan sorakan ejekan kepada tim.

Davide Nicola memahami sepenuhnya reaksi keras dari para fans tersebut. Menurutnya, situasi seperti ini adalah hal yang wajar ketika tim terus berada dalam tekanan.

Ia menilai bahwa emosi yang ditunjukkan suporter justru bisa menjadi pemicu bagi tim untuk bangkit. Nicola pun tidak ingin memperkeruh suasana dengan menyalahkan para pendukung.

“Sorakan ejekan dari stadion dapat dimengerti; kita perlu tetap bersama tim. Tetapi saya merasa tidak bisa mengatakan apa pun kepada para penggemar kami yang selalu mengkritik kami; wajar jika mereka melampiaskan kemarahan mereka, dan mungkin itu bahkan bisa bermanfaat bagi kami,” ujarnya pada DAZN, via Goal.

Tak Ada Kambing Hitam di Balik Kekalahan Cremonese

Meski kalah telak di kandang sendiri, Nicola enggan menunjuk individu tertentu sebagai penyebab kekalahan. Ia memilih melihat pertandingan secara menyeluruh sebagai proses tim.

Menurutnya, para pemain sebenarnya sudah berusaha maksimal sepanjang laga. Namun, kelemahan utama Cremonese saat ini adalah rapuhnya lini pertahanan.

Nicola juga menegaskan bahwa dirinya lebih memilih fokus pada sisi positif yang dimiliki tim. Ia tidak ingin suasana ruang ganti semakin buruk dengan saling menyalahkan.

“Tim telah memberikan yang terbaik hari ini, tetapi saat ini kami rapuh; kami terlalu mudah kebobolan gol. Kami mencoba menciptakan peluang. Saya lebih suka fokus pada kekuatan pemain kami dan saya tidak menyalahkan siapa pun,” tegasnya.

Optimisme Lepas dari Zona Merah

Meski berada di posisi ke-18, peluang Cremonese untuk keluar dari zona degradasi masih terbuka. Mereka hanya tertinggal tiga poin dari Lecce yang berada di batas aman.

Selain itu, selisih empat poin dari Fiorentina di posisi ke-16 juga masih bisa dikejar dalam sisa pertandingan musim ini. Situasi ini membuat Nicola tetap percaya diri menatap laga-laga berikutnya.

Ia menyadari bahwa kondisi tim saat ini belum ideal, terutama dari sisi mental dan konsistensi permainan. Namun, Nicola yakin titik balik bisa datang dalam waktu dekat.

“(Zona) Aman hanya berjarak tiga poin, meskipun tidak mudah ketika kami begitu rapuh. Kita perlu menciptakan titik balik mulai dari pertandingan berikutnya. Saya percaya akan hal itu; itulah tujuan kami," tegas Nicola.

(Goal)

Bersiaplah! Kylian Mbappe Pulih Jelang Lawan Man City

Read Entire Article
Bisnis | Football |