Cerita Orlando Gill: Kiper Paraguay di Piala Dunia 2026 yang Pernah Jual Sepatu untuk Biaya Lahiran Anak

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Orlando Gill menjadi nama yang paling banyak dibicarakan setelah Paraguay menciptakan kejutan besar di Piala Dunia 2026. Sang kiper tampil luar biasa saat menghadapi Jerman dan menjadi pahlawan dalam drama adu penalti.

Penjaga gawang berusia 26 tahun itu menyelamatkan dua eksekusi penalti pemain Jerman. Aksinya membawa Paraguay meraih kemenangan bersejarah dan melaju lebih jauh di turnamen.

Namun, keberhasilan Gill bukan datang secara instan. Di balik penampilan gemilangnya di panggung terbesar sepak bola dunia, ada kisah panjang tentang perjuangan, pengorbanan, dan masa sulit bersama keluarganya.

Beberapa tahun lalu, Gill bahkan berada dalam kondisi yang sangat berbeda. Ia pernah tidak memiliki cukup uang untuk membiayai kebutuhan setelah kelahiran anaknya hingga harus menjual perlengkapan sepak bola yang dimiliki.

Dari Masa Sulit hingga Jadi Penentu Paraguay

Gill tampil sebagai salah satu pemain kunci ketika Paraguay menghadapi Jerman. Dengan tinggi badan mencapai 198 cm, ia menunjukkan refleks dan ketenangan luar biasa dalam menghadapi tekanan besar.

Dalam adu penalti, Gill menggagalkan dua tendangan pemain Jerman. Penampilan tersebut membuat Paraguay mencatat kemenangan penting dalam sejarah Piala Dunia mereka.

Padahal, perjalanan Gill menuju level tertinggi tidak berjalan mudah. Hingga Januari 2025, ia baru memiliki tiga penampilan di level klub senior.

Kariernya dimulai dari sepak bola junior Paraguay bersama Club 13 de Junio dan CS San Lorenzo. Ia kemudian masuk skuad Paraguay untuk Kejuaraan Amerika Selatan U-20 pada awal 2019.

Gill menjalani debut senior bersama San Lorenzo pada September 2020. Namun, kesempatan bermainnya masih terbatas dan ia baru mencatat dua pertandingan sebelum menghadapi tantangan besar dalam kehidupan pribadi.

Pada 2022, ketika istrinya, Melissa Avalos, sedang mengandung anak pertama mereka, keluarga Gill menghadapi situasi berat. Anak mereka, Lautaro, lahir prematur setelah komplikasi kesehatan membuat Melissa harus menjalani operasi darurat.

Menjual Perlengkapan Sepak Bola Demi Keluarga

Setelah proses kelahiran yang sulit, keluarga Gill harus menghadapi kenyataan pahit. Lautaro harus menjalani perawatan intensif, sementara kondisi ekonomi keluarga membuat mereka berada dalam situasi sulit.

Keluarga tersebut akhirnya bisa pulang sebelum Natal. Namun, mereka tidak memiliki banyak hal untuk memenuhi kebutuhan setelah melalui masa perawatan panjang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Melissa kemudian mengungkapkan perjuangan suaminya melalui media sosial. Gill memilih menjual perlengkapan sepak bolanya agar keluarga bisa bertahan. "Anak kami berjuang untuk hidupnya, dan ayahnya selalu ada di sisinya. Dia memberikan segalanya, dia menjual segalanya: pakaiannya, sepatunya, bahkan jersey tim nasional U20-nya, yang tidak bisa dia simpan sebagai kenangan," kata Melissa.

Read Entire Article
Bisnis | Football |