Cadangkan Florian Wirtz, Beri Dominik Szoboszlai Peran Lebih Besar

1 hour ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Florian Wirtz kembali mendapat kritik setelah tampil kurang meyakinkan saat Liverpool mengalahkan Bournemouth. Performa gelandang asal Jerman itu membuat Jamie Carragher meminta Andoni Iraola segera mengambil keputusan sulit.

Wirtz datang ke Liverpool sebagai pemain dengan ekspektasi besar setelah klub mengeluarkan lebih dari £100 juta, atau sekitar Rp 2,38 triliun. Namun, lebih dari setahun berada di Anfield, kontribusinya belum mendekati harapan yang muncul sejak kepindahannya dari Bayer Leverkusen.

Carragher bahkan mulai mempertanyakan apakah masalah Wirtz hanya berkaitan dengan performa sementara. Jika kondisi tersebut berlanjut, posisi pemain berusia 23 tahun itu dalam susunan utama Liverpool bisa semakin terancam.

Carragher Mulai Mempertanyakan Performa Wirtz

Wirtz tampil sebagai gelandang serang dalam kemenangan Liverpool atas Bournemouth. Ia memang menciptakan tiga peluang, tetapi catatan expected assists hanya 0,05 dan expected goals berada di angka 0,22.

Tidak ada tembakan Wirtz yang benar-benar mengarah ke gawang karena seluruh percobaannya berhasil diblok. Secara keseluruhan, kontribusinya dinilai belum memberikan pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan.

Carragher menilai Wirtz biasanya tetap memiliki beberapa kualitas yang membuatnya berguna meski tidak mencetak gol atau assist. Namun, performa terbaru membuat mantan pemain Liverpool itu mulai mempertanyakan apakah kemampuan tersebut memang sudah menjadi batas kontribusi Wirtz di Inggris.

Iraola Didesak Berani Mencadangkan Wirtz

Carragher meminta Iraola tidak ragu mengambil keputusan besar jika performa Wirtz belum berubah. Liverpool akan menghadapi Manchester City setelah jeda internasional sehingga pertandingan tersebut bisa menjadi ujian penting bagi posisi Wirtz di tim utama.

Iraola sebelumnya sudah menunjukkan keberanian mencadangkan Ryan Gravenberch meski sang pemain baru mendapatkan kontrak besar. Situasi tersebut menjadi alasan Carragher yakin pelatih Liverpool juga harus berani melakukan langkah serupa terhadap Wirtz.

Menurut Carragher, Wirtz tidak akan menjadi pilihannya untuk menghadapi Manchester City. Ia menilai keputusan tersebut bukan karena persoalan pribadi, melainkan demi memastikan Liverpool memiliki susunan pemain yang paling mampu membantu tim meraih kemenangan.

Szoboszlai Bisa Mendapat Peran Lebih Besar

Jika Wirtz kehilangan tempat di posisi No. 10, Dominik Szoboszlai menjadi salah satu pemain yang berpeluang mengisi ruang tersebut. Gelandang asal Hungaria itu selama ini dianggap sebagai salah satu pemain paling konsisten Liverpool sejak musim lalu.

Szoboszlai memang sempat mendapat kritik karena terlalu sering bergerak ke berbagai area lapangan. Kondisi itu membuatnya terkadang kehilangan kedisiplinan posisi sebagai gelandang tengah.

Namun, memainkan Szoboszlai lebih maju dapat memberi Liverpool keuntungan lain. Ia bisa lebih bebas memanfaatkan energi dan kemampuannya di area serang tanpa harus terlalu dalam membantu lini tengah.

Bagi Iraola, keputusan tersebut juga menjadi cara untuk menguji keseimbangan Liverpool. Wirtz masih memiliki kesempatan mengubah situasi, tetapi performa berikutnya akan semakin menentukan apakah ia tetap menjadi pilihan utama atau harus menerima peran dari bangku cadangan.

Sumber: Sports Illustrated

Klasemen

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Peluang Juara Real Madrid Menipis

Read Entire Article
Bisnis | Football |