Liputan6.com, Jakarta - Judi online kerap dipromosikan sebagai jalan pintas menuju keuntungan finansial. Namun di balik janji kemenangan instan, praktik ini justru meninggalkan jejak kerugian ekonomi yang panjang, merusak stabilitas keuangan individu, dan menghancurkan ketahanan keluarga.
Dalam lanskap ekonomi digital Indonesia yang terus tumbuh, judi online menjadi salah satu ancaman serius bagi produktivitas dan kesehatan finansial masyarakat. Kisah Erwin (25), mantan penjudi online yang kini aktif dalam aliansi Judi Pasti Rugi, menjadi potret nyata bagaimana judi online bukan hanya persoalan moral, tetapi juga masalah ekonomi yang berdampak sistemik.
Selama delapan tahun, Erwin terjebak dalam lingkaran judi online yang menggerus penghasilannya secara perlahan namun pasti. Alih-alih meningkatkan kesejahteraan, praktik tersebut justru membuatnya terjerat utang, kehilangan aset, dan menghambat masa depannya.
Erwin menyebut, proses pemulihan keuangan setelah berhenti berjudi online sangat bergantung pada kondisi masing-masing individu. Dalam pengalamannya, ia membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk benar-benar keluar dari jeratan utang. Proses tersebut dapat dilalui karena ia sudah memiliki pekerjaan tetap yang memberinya penghasilan rutin.
“Kalau teman-teman di luar sana tidak punya pekerjaan, saya rasa prosesnya bisa jauh lebih lama,” ujar Erwin pada acara "Judi Pasti Rugi: Perjalanan Lintas Nusantara Berantas Judi Online" di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Kamis (29/01/2026)
Menurutnya, tanpa pendapatan yang stabil, upaya pemulihan finansial akan jauh lebih berat karena individu masih berhadapan dengan kebutuhan hidup sekaligus beban utang masa lalu.
Pengalaman Erwin mencerminkan risiko laten judi online terhadap daya beli, tabungan rumah tangga, hingga produktivitas tenaga kerja. Ketika penghasilan habis untuk aktivitas spekulatif ilegal, yang terdampak bukan hanya individu, tetapi juga ekosistem ekonomi di sekitarnya.
Berhenti Judi Online Tidak Pernah Sekali Coba
Keputusan untuk berhenti berjudi online, kata Erwin, tidak datang secara tiba-tiba. Ia mengaku telah mencoba berhenti selama dua hingga tiga tahun, namun selalu gagal. Judi online memiliki daya tarik kuat karena menawarkan harapan semu untuk mengembalikan kerugian.
Erwin menyebut bahwa dalam kasus dirinya, keputusan berhenti adalah sebuah hidayah. Namun dari pengalamannya bertemu banyak korban di lapangan, sebagian besar penjudi online berhenti bukan karena kesadaran, melainkan karena kondisi yang memaksa.
“Mereka berhenti karena sudah tidak punya lagi tempat berutang, tidak ada lagi yang bisa dijadikan talangan,” sebutnya.
Selama masih terjerat judi online, Erwin mencatat total utangnya mencapai lebih dari Rp80 juta. Utang tersebut berasal dari kebutuhan deposit dan upaya menutup kekalahan yang terus berulang.
Ia tidak bermain setiap hari, namun memiliki pola yang sangat berisiko. Setiap menerima gaji, Erwin langsung all in untuk berjudi. Taruhan per putaran memang kecil, sekitar Rp10 ribu, namun hanya berlangsung beberapa menit sebelum saldo habis.
“Kalau sudah deposit, habisnya cepat,” katanya.Kemenangan terbesar yang pernah ia raih mencapai Rp30 juta, tetapi uang tersebut tidak pernah dinikmati. Seluruhnya kembali digunakan untuk deposit berikutnya.
“Uangnya pasti saya deposit lagi,” ujarnya.
Delapan Tahun Menyembunyikan Judi dari Keluarga
Selama delapan tahun kecanduan judi online, Erwin berhasil menyembunyikan kebiasaan tersebut dari orang tuanya. Ia kerap meminta uang dalam jumlah besar dengan berbagai alasan, mulai dari kebutuhan sekolah hingga kerugian dari aktivitas lain seperti trading.
Keluarganya baru mengetahui fakta tersebut setelah Erwin berhenti berjudi dan aktif dalam kampanye edukasi serta tampil di media. Pada titik itu, ia tidak lagi dapat menutupi masa lalunya.
Total Kerugian Mencapai Rp 800 Juta
Jika dihitung tiga tahun kebelakang, Erwin memperkirakan total kerugian akibat judi online mencapai sekitar Rp 800 juta. Namun angka tersebut terutama berasal dari tiga tahun terakhir, ketika ia sudah bekerja dan memiliki penghasilan tetap.
“Di awal-awal saya tidak pernah hitung karena masih terasa seimbang. Tapi di tiga tahun terakhir itu benar-benar terasa hancurnya,” pungkas Erwin.
Kisah Erwin menjadi pengingat bahwa judi online tidak pernah menjadi solusi finansial. Yang tersisa hanyalah ilusi kemenangan, kerugian ekonomi, dan perjuangan panjang untuk memulihkan kehidupan.
Pesan Tegas untuk Korban Judi Online
Sebagai penyintas, Erwin menyampaikan pesan tegas bagi mereka yang masih terjerat judi online. Selama delapan bulan berkeliling ke 66 kabupaten dan kota bersama aliansi Judi Pasti Rugi, ia mendengar banyak kisah pilu—bahkan lebih buruk dari yang ia alami.
“Sampai hari ini, dari 66 kota itu, tidak ada satu pun cerita penjudi online yang hidupnya baik-baik saja. Jangankan sukses atau kaya, hidup normal pun tidak,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menunggu kerugian semakin besar sebelum berhenti.
“Kalau bisa berhenti sekarang, ya sekarang. Jangan tunggu semuanya habis. Pilih hidup yang nyaman,” ujarnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492849/original/070897200_1770187550-1000225029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345141/original/080808900_1757507072-me8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2975199/original/078857400_1574424908-20191122-Keindahan-Raja-Ampat-Masih-Memesona-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491872/original/002897500_1770108822-LP_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473091/original/035263700_1768386874-Chief_Executive_Officer__CEO__Badan_Pengelola_Investasi_Daya_Anagata_Nusantara__Danantara__Rosan_Roeslani-14_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492112/original/041145900_1770120554-IES.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4142115/original/069896900_1661933484-Energi-Terbarukan-G20-Tallo-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478468/original/098541300_1768902297-1000026803.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472366/original/098607300_1768363991-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491922/original/066750500_1770110540-1000224247.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488514/original/088349700_1769755850-publikasi_1769745536_697c2c80704e6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146602/original/051806900_1740834621-WhatsApp_Image_2025-03-01_at_19.10.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384478/original/011570300_1760781064-IMG-20251018-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376446/original/053747100_1760004436-imgi_1_Microsite-KV-GF-ANC-464385365329.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149798/original/009852000_1591853345-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377551/original/048232000_1760104003-WhatsApp_Image_2025-10-10_at_18.00.06.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4415626/original/066722200_1683210359-Ilustrasi_Insurance2.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)
