Barcelona Hadapi Newcastle di 16 Besar Liga Champions, Hansi Flick: Kami Tak Boleh Jemawa

5 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Barcelona, Hansi Flick, menegaskan bahwa timnya tak boleh lengah jelang duel babak 16 besar Liga Champions menghadapi Newcastle United. Meski sempat mengalahkan wakil Inggris itu di fase liga, Flick menilai The Magpies tetap lawan yang “fantastis” dan sangat berbahaya.

Barcelona sebelumnya menang 2-1 saat bertandang ke St. James' Park, berkat dua gol dari Marcus Rashford. Namun, kemenangan tersebut tidak membuat pelatih asal Jerman itu besar kepala.

“Setiap pertandingan itu penting. Saya tidak merayakan karena tidak menghadapi PSG. Kami harus menghormati semua lawan. Semua tim ingin mencapai final, dan Newcastle juga punya ambisi yang sama,” ujar Flick.

Tak Mau Terlena dengan Undian

Di atas kertas, jalur Barcelona menuju semifinal memang terlihat terbuka. Jika mampu menyingkirkan Newcastle, Blaugrana akan bertemu salah satu dari Tottenham Hotspur atau Atletico Madrid di perempat final. Sementara di sisi lain bagan, Arsenal disebut-sebut sebagai favorit untuk melangkah jauh.

Meski demikian, Flick enggan membahas potensi lawan di fase berikutnya. Baginya, fokus utama adalah memastikan Barcelona melewati rintangan pertama lebih dulu.

“Semua tim di Liga Champions punya kualitas luar biasa. Bermain melawan Atletico atau Tottenham tentu akan sangat sulit, tapi kami harus melangkah satu per satu. Kesempatan ini fantastis, namun kami wajib menghormati setiap tim,” tegasnya.

Waktu Luang untuk Evaluasi

Keuntungan bagi Barcelona adalah mereka lolos langsung ke fase gugur tanpa harus melalui babak play-off. Situasi ini memberi dua pekan tanpa laga tengah pekan, momen langka di tengah padatnya jadwal musim ini.

Flick memanfaatkan jeda tersebut untuk membenahi sejumlah kekurangan tim, terutama dalam hal konsentrasi dan duel satu lawan satu. Ia menyinggung pertemuan sebelumnya kontra Villarreal pada Desember lalu, di mana Barcelona dinilai terlalu mudah kehilangan bola.

“Dua pekan terakhir ini sangat penting. Tapi pada akhirnya, semua tergantung bagaimana Anda tampil di pertandingan dan menghadapi duel melawan lawan. Kami punya tujuh laga sebelum jeda internasional, dan pertandingan berikutnya adalah kesempatan pertama untuk memulai dengan baik,” jelas Flick.

Tim Muda Butuh Kepercayaan Diri

Saat ditanya apakah Barcelona kini berada dalam performa terbaik musim ini, Flick memilih merendah. Ia menekankan bahwa skuadnya masih muda dan terus berkembang.

“Jika Anda bertanya sebelum laga melawan Atletico, mungkin saya juga akan mengatakan ya. Kami fokus pada hal-hal yang bisa diperbaiki dan target yang ingin dicapai. Tim ini masih muda. Kemenangan memberi kepercayaan diri, dan kami sangat membutuhkannya,” katanya.

Sementara itu, Villarreal datang ke Camp Nou dengan modal performa cukup konsisten dan kini duduk di posisi ketiga klasemen. Namun pelatih mereka, Marcelino Garcia Toral, belum mampu membawa timnya meraih kemenangan atas tiga besar musim ini, dengan catatan empat kekalahan dari empat pertemuan.

Chelsea Jumpa PSG di 16 Besar Liga Champions, Liam Rosenior: Fokus ke Arsenal Dulu

Read Entire Article
Bisnis | Football |