Atletico Madrid vs Arsenal: Koke Samakan Semifinal Liga Champions dengan Kencan Pertama

7 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Kapten Atletico Madrid, Koke, memberikan gambaran unik jelang laga semifinal Liga Champions melawan Arsenal. Dalam konferensi pers, gelandang berusia 34 tahun itu menyamakan momen menegangkan sebelum pertandingan dengan pengalaman menjalani kencan pertama.

Menurut Koke, rasa gugup menjelang pertandingan besar adalah hal yang wajar, namun akan sirna begitu laga dimulai.

“Setiap kali pertandingan mendekat, Anda merasakan ‘kupu-kupu di perut’, seperti saat kencan pertama dengan seseorang yang Anda sukai. Tapi semua itu hilang ketika pemanasan dimulai. Kami bermain dengan semangat tinggi di semifinal ini,” ujar Koke.

Kembali ke Panggung Besar Setelah Sembilan Tahun

Laga melawan Arsenal menjadi momen spesial bagi Koke. Ia merupakan satu-satunya pemain Atletico yang pernah tampil di final Liga Champions 2014 dan 2016, dan kini kembali merasakan atmosfer semifinal setelah sembilan tahun.

Koke mengakui bahwa kesempatan mencapai fase ini tidak datang setiap musim, sehingga ia bertekad menikmatinya sepenuhnya.

“Tidak setiap tahun Anda bisa mencapai semifinal. Ini adalah yang keempat bagi saya. Saya tidak tahu apakah akan mendapat kesempatan lagi, jadi saya ingin menikmatinya seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Misi Spesial untuk Griezmann

Pertandingan ini juga memiliki arti emosional bagi Antoine Griezmann, yang disebut akan menjalani laga kandang terakhirnya di Liga Champions bersama Atletico.

Koke menegaskan bahwa seluruh tim memiliki motivasi ekstra untuk memberikan perpisahan manis bagi sang penyerang.

“Jika kami bisa mengakhiri dengan gelar Liga Champions, itu akan luar biasa. Kami semua memiliki motivasi yang sama. Ini adalah tim, dan tujuan kami adalah meraih target tertinggi,” katanya.

Tetap Bugar di Usia 34 Tahun

Di tengah ekspektasi bahwa lini tengah Atletico akan diisi pemain muda seperti Johnny Cardoso dan Pablo Barrios, Koke justru masih menjadi pilihan utama musim ini, meski keduanya sempat mengalami cedera.

Ia bahkan tampil penuh selama 120 menit saat menghadapi Real Sociedad di final Copa del Rey, sebuah bukti konsistensi fisiknya.

“Itu tidak mengejutkan saya. Setiap hari saya semakin termotivasi untuk berada di sini. Itu yang mendorong saya tampil di level seperti sekarang,” tegasnya.

Profil Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Bisa Ukir Sejarah Lagi?

Read Entire Article
Bisnis | Football |