Atletico Madrid Jadi 'Raja' di Final Piala Dunia 2026

2 weeks ago 31

Liputan6.com, Jakarta - Atletico Madrid kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu pemasok talenta elite sepak bola dunia. Pada final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina, klub asal ibu kota Spanyol itu menjadi 'raja' dengan mengirim sembilan pemain, jumlah terbanyak dibanding klub lain.

Fakta tersebut memperpanjang tradisi Atletico sebagai klub dengan representasi terbesar di final Piala Dunia putra. Ini menjadi edisi ketiga secara beruntun ketika pemain-pemain Los Colchoneros hadir dalam jumlah paling banyak di laga puncak.

Keberhasilan itu menjadi gambaran bagaimana kualitas skuad Diego Simeone tetap mendapat pengakuan di level internasional. Para pemainnya tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga berpeluang memainkan peran penting dalam perebutan trofi dunia.

Wakil dari Dua Finalis

Di tengah persaingan sengit antarklub Eropa dalam menyumbang pemain ke final, Atletico Madrid berhasil berada di posisi terdepan. Barcelona berada tepat di belakang dengan delapan pemain, sementara Arsenal dan Tottenham Hotspur masing-masing memiliki tiga wakil.

Sembilan pemain Atletico Madrid terbagi di dua kubu yang akan bertanding di MetLife Stadium. Lima pemain memperkuat Argentina, sedangkan empat lainnya mengenakan seragam Spanyol.

Argentina mengandalkan Julián Alvarez, Nahuel Molina, Juan Musso, Thiago Almada, dan Giuliano Simeone. Dari kelompok tersebut, Alvarez dan Molina diperkirakan kembali menjadi pilihan utama Lionel Scaloni.

Spanyol memiliki Marcos Llorente, Álex Baena, Marc Pubill, serta Alejandro Grimaldo yang baru bergabung dengan Atletico Madrid. Baena diprediksi tampil sejak menit awal dan berhadapan langsung dengan rekan setimnya, Molina.

Barcelona Tempel Ketat

Barcelona menjadi klub dengan wakil terbanyak kedua di final Piala Dunia 2026. Delapan pemain klub Catalunya itu seluruhnya memperkuat Spanyol.

Lamine Yamal menjadi nama paling menonjol berkat kontribusinya sepanjang turnamen. Pau Cubarsi, Dani Olmo, Pedri, Gavi, Ferran Torres, Eric Garcia, dan Joan Garcia juga masuk dalam skuad Luis de la Fuente.

Dominasi Barcelona memperlihatkan besarnya pengaruh klub tersebut terhadap permainan La Roja. Banyak pilar utama Spanyol tumbuh dan berkembang dalam sistem permainan yang sama di level klub.

Premier League Tetap Punya Andil

Arsenal (David Raya-Spanyol, Martín Zubimendi-Spanyol, Mikel Merino-Spanyol) dan Tottenham Hotspur (Marcos Senesi-Argentina, Cristian Romero-Argentina, Pedro Porro-Spanyol) sama-sama mengirim tiga pemain ke final. Liverpool (Alexis Mac Allister-Argentina, Victor Muñoz-Spanyol) menyusul dengan dua pemain yang terbagi di kubu Spanyol dan Argentina.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar

Simak Artikel Lain Tentang FC Barcelona: Profil Lengkap Klub Sepak Bola

Lihat Semua

Mikel Merino menjadi wakil Arsenal yang paling menonjol setelah beberapa kali mencetak gol penting dari bangku cadangan. Di kubu Tottenham, Cristian Romero dan Pedro Porro diperkirakan kembali tampil sejak awal pertandingan. Marseille dan Athletic Club masing-masing memiliki dua pemain di final. Unai Simon dan Nico Williams menjadi andalan Athletic Club bersama Spanyol, sedangkan Geronimo Rulli dan Facundo Medina memperkuat Argentina.

Read Entire Article
Bisnis | Football |