Argentina Atasi Swiss, Semifinal Hadapi Inggris

9 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Argentina memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu di Kansas City Stadium. Kemenangan ini membawa tim asuhan Lionel Scaloni bertemu rival lamanya, Inggris, pada empat besar.

Laga berlangsung sengit sejak menit awal dengan Swiss memberikan tekanan yang menyulitkan juara bertahan. Meski begitu, Argentina mampu menjaga ketenangan hingga akhirnya mengunci kemenangan pada penghujung pertandingan.

Alexis Mac Allister membuka keunggulan Argentina pada menit ke-10 melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi. Swiss kemudian membalas lewat Dan Ndoye pada menit ke-67 sehingga pertandingan berlanjut dengan tensi tinggi.

Mac Allister Buka Keunggulan, Swiss Beri Perlawanan

Swiss tampil agresif sejak peluit awal dan beberapa kali mengancam gawang Emiliano Martinez. Penjaga gawang Argentina itu melakukan penyelamatan penting ketika Breel Embolo lolos ke depan gawang.

Argentina sempat memperoleh peluang emas pada awal babak kedua saat umpan terobosan Messi membebaskan Nahuel Molina. Akan tetapi, tembakan bek kanan tersebut masih melebar dari sasaran.

Swiss akhirnya menyamakan kedudukan setelah Ndoye memanfaatkan peluang pada menit ke-67. Gol itu lahir setelah upaya sebelumnya berhasil digagalkan Lisandro Martinez dan ditepis Emiliano Martinez.

Kartu Merah Ubah Jalannya Pertandingan

Momentum pertandingan berubah pada menit ke-72 ketika Embolo menerima kartu kuning kedua akibat melakukan simulasi. Sejak saat itu, Argentina bermain dengan keunggulan jumlah pemain dan meningkatkan intensitas serangan.

Messi hampir memastikan kemenangan sebelum waktu normal berakhir melalui tendangan melengkung kaki kanan. Bola hanya melintas tipis di sisi gawang Gregor Kobel sehingga laga harus diteruskan ke babak tambahan.

Pada awal perpanjangan waktu, Thiago Almada lebih dulu membentur tiang gawang Swiss. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-112 saat Julian Alvarez mencetak gol indah dari luar kotak penalti sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu.

Scaloni Akui Timnya Banyak Belajar

Pelatih Lionel Scaloni mengakui timnya menghadapi pertandingan yang sangat berat meski akhirnya berhasil lolos ke semifinal. Ia menilai masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki menjelang duel melawan Inggris.

"Kenyataannya kami menderita hari ini. Kami tahu mereka adalah tim yang sangat kuat secara fisik. Mereka benar-benar membuat kami berada dalam banyak kesulitan. Kami tidak mampu keluar dari beberapa situasi. Kenyataannya keberuntungan berpihak kepada kami hari ini karena mereka kehilangan satu pemain akibat kartu merah dan sejak saat itu tim mulai menyerang. Kami harus realistis, masih ada yang perlu kami perbaiki, tetapi menang selalu lebih baik. Meski kami bisa bermain lebih baik, kembali berada di semifinal adalah sesuatu yang bersejarah."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Julian Alvarez juga mengungkapkan kegembiraannya setelah menjadi penentu kemenangan Argentina pada babak tambahan. Penyerang berusia muda itu optimistis timnya mampu melangkah lebih jauh di turnamen ini. "Saya sangat bahagia. Kami terus berusaha hingga akhir, situasi menjadi sulit meski kami unggul jumlah pemain dan harus melewati perpanjangan waktu. Kami tahu jika terus berjuang bersama, gol itu akan datang dan memang terjadi. Tentu kami ingin menang lebih cepat, tetapi kami juga tahu semua pertandingan di Piala Dunia tidak pernah mudah. Kini tinggal dua pertandingan lagi dan kami akan memberikan segalanya." Sumber: FIFA

Read Entire Article
Bisnis | Football |