Apakah Besok Hari Libur? Cek Jadwal Lengkap Tanggal Merah dan Cuti Bersama Imlek 2026 

9 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia telah secara resmi menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama untuk perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada tahun 2026. Keputusan penting ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang telah disahkan pada 19 September 2025.

Penetapan ini memberikan kepastian bagi seluruh masyarakat untuk merencanakan berbagai aktivitas, baik untuk beribadah, berlibur, maupun berkumpul bersama keluarga.

Libur nasional Imlek 2026 jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026, yang secara resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional. Sementara itu, cuti bersama untuk Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ditetapkan pada hari Senin, 16 Februari 2026. Dengan adanya kombinasi ini, masyarakat Indonesia akan menikmati periode libur panjang yang berlangsung selama empat hari berturut-turut.

Periode libur panjang ini dimulai sejak akhir pekan, yaitu Sabtu, 14 Februari, berlanjut pada Minggu, 15 Februari, kemudian Senin, 16 Februari (sebagai cuti bersama), dan puncaknya pada Selasa, 17 Februari 2026 (sebagai libur nasional). Ketentuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan mobilitas masyarakat dan mendorong sektor ekonomi, khususnya pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Rincian Jadwal Libur Imlek 2026 dan Cuti Bersama

Berdasarkan SKB Tiga Menteri, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili secara resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional pada Selasa, 17 Februari 2026. Penetapan ini memberikan satu hari penuh bagi umat Konghucu dan seluruh masyarakat untuk merayakan atau beristirahat. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang untuk mengakomodasi perayaan keagamaan dan kebutuhan istirahat masyarakat.

Selain libur nasional, pemerintah juga menetapkan cuti bersama untuk Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Senin, 16 Februari 2026. Adanya cuti bersama ini memperpanjang durasi liburan, menciptakan jembatan antara akhir pekan dan hari libur nasional. Hal ini memungkinkan perencanaan perjalanan atau kegiatan keluarga yang lebih leluasa dan terstruktur, mengurangi kepadatan perjalanan pada satu hari.

Kombinasi libur akhir pekan, cuti bersama, dan libur nasional membentuk periode libur panjang yang menarik. Masyarakat dapat menikmati empat hari penuh liburan, mulai dari Sabtu, 14 Februari, Minggu, 15 Februari, Senin, 16 Februari (cuti bersama), hingga Selasa, 17 Februari 2026 (libur nasional). Periode ini sangat dinantikan banyak pihak untuk berbagai keperluan, mulai dari rekreasi hingga silaturahmi keluarga.

Dasar Hukum dan Implikasi Kebijakan Libur Panjang

Penetapan jadwal libur nasional dan cuti bersama Imlek 2026 ini didasarkan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. SKB tersebut melibatkan Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dokumen resmi ini ditetapkan pada 19 September 2025, memberikan landasan hukum yang kuat bagi pelaksanaan kebijakan libur tersebut.

Kebijakan cuti bersama ini secara langsung berlaku bagi pegawai pemerintah. Sementara itu, untuk sektor swasta, cuti bersama dianjurkan untuk diikuti, namun bersifat fleksibel tergantung pada kebijakan internal masing-masing perusahaan. Fleksibilitas ini mengakomodasi kebutuhan operasional berbagai jenis usaha, sehingga tidak semua perusahaan swasta wajib meliburkan karyawannya pada hari cuti bersama.

Instansi pemerintah yang menyediakan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat, telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, dan perhubungan, diwajibkan untuk tetap mengatur penugasan pegawainya. Hal ini untuk memastikan layanan publik tidak terganggu selama periode libur panjang Imlek 2026. Sebagai contoh, beberapa instansi pemerintah daerah, seperti Kalurahan Tepus, mengumumkan penutupan layanan administrasi tetapi tetap melayani aduan dan informasi.

Manfaat Ekonomi dan Imbauan Selama Libur Imlek 2026

Libur panjang Imlek 2026 diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian nasional. Peningkatan mobilitas masyarakat selama liburan berpotensi mendorong sektor pariwisata, transportasi, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ini menjadi momentum yang baik untuk pemulihan ekonomi di berbagai daerah, seiring dengan peningkatan konsumsi dan perjalanan.

Tema Imlek Nasional 2026, "Harmoni Imlek Nusantara," juga mencerminkan semangat persatuan dan keberagaman di Indonesia. Tema ini diharapkan dapat memperkuat toleransi antarumat beragama dan budaya, menunjukkan bahwa perayaan Imlek bukan hanya milik satu golongan, melainkan bagian dari kekayaan budaya bangsa yang patut dirayakan bersama.

Meskipun antusiasme liburan tinggi, masyarakat diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, terutama bagi yang melakukan perjalanan jauh. Selain itu, menjaga protokol kesehatan dan ketertiban di tempat umum menjadi krusial untuk mencegah penyebaran penyakit dan memastikan kenyamanan bersama. Perencanaan yang matang akan membuat liburan lebih menyenangkan, aman, dan berkesan bagi semua.

Read Entire Article
Bisnis | Football |