AC Milan vs Inter: Gol Perdana Pervis Estupinan Jadi Pembeda

4 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Kemenangan AC Milan atas Inter Milan dalam Derby della Madonniana pada Senin, 9 Maret 2026 menjadi momentum krusial bagi Rossoneri untuk menghidupkan kembali harapan dalam perebutan gelar juara Serie A musim ini.

Gol tunggal yang dicetak oleh Pervis Estupinan pada babak pertama memastikan keunggulan 1-0 di Stadion San Siro, sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi Inter di liga domestik sejak pertemuan terakhir kedua tim pada November lalu.

Hasil ini sangat signifikan karena sebelum pertandingan dimulai, AC Milan tertinggal sepuluh poin dari rival sekotanya tersebut. Dengan tambahan tiga poin ini, selisih poin di papan atas klasemen kini terpangkas menjadi tujuh poin dengan sepuluh pertandingan tersisa.

Gol Perdana Pervis Estupinan

Pervis Estupinan menjadi pahlawan yang tidak terduga setelah mencetak gol pertamanya dengan seragam Rossoneri.

Gol tersebut lahir dari skema serangan yang direncanakan oleh pelatih Max Allegri, di mana Estupinan diinstruksikan untuk berlari ke arah Luis Henrique, yang salah memperkirakan waktu dan posisi saat bertahan.

Memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Youssouf Fofana, Estupinan berhasil melakukan tembakan dan melewati penjagaan kiper Yann Sommer.

Semangat Sergio Ramos dan Luka Modric

Luka Modric memberikan pujian tinggi atas etos kerja timnya yang dianggap memiliki semangat juang seperti mantan rekan setimnya di Real Madrid, Sergio Ramos.

Kebetulan, Ramos hadir langsung di tribun San Siro untuk menyaksikan pertandingan tersebut atas undangan Modric.

“Kami selalu percaya, kami harus terus menjalani pertandingan satu per satu. Itu adalah upaya yang luar biasa, menunjukkan betapa bagusnya pertahanan kami dan betapa terorganisirnya kami, kami pantas mendapatkan kemenangan,” ucap Modric pada DAZN Italia.

Kontroversi di Menit Akhir Pertandingan

Laga ini juga diwarnai oleh protes dari para pemain Inter Milan pada masa tambahan waktu setelah bola masuk ke gawang AC Milan.

Namun, wasit tetap pada keputusannya untuk tidak mengesahkan gol tersebut karena peluit tanda pelanggaran atau penghentian permainan sudah ditiup lebih dulu sebelum bola melintasi garis gawang.

Luka Modric mengklarifikasi dalam wawancara pascapertandingan bahwa gol tersebut tidak bisa dianggap sah. “Saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi wasit meniup peluit sebelumnya, jadi itu tidak mungkin gol jika permainan dihentikan. Bahkan tidak dianulir.”

Bawa AC Milan Menang di Derby della Madoninna, Pervis Estupinan Punya Pengakuan!

Read Entire Article
Bisnis | Football |