3 Ancaman Singapura yang Bisa Merepotkan Timnas Indonesia

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia menatap partai hidup-mati melawan Singapura pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026, setelah menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam. Hasil itu membuat posisi skuad Garuda tertekan dalam perburuan tiket semifinal.

Indonesia kini berada di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan enam poin. Vietnam menempati posisi kedua dengan tujuh poin, sama dengan koleksi Singapura yang memimpin klasemen.

Partai penentuan digelar di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/9/2026) malam WIB. Pasukan John Herdman harus menang. Hasil imbang akan menghentikan langkah Rizky Ridho dan rekan-rekan.

Jalan Terjal Garuda di Grup A

Singapura datang dengan tren positif. The Lions membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga awal: menekuk Kamboja 2-1, mengalahkan Timor Leste 2-0, serta menahan juara bertahan sekaligus tim terkuat Vietnam 0-0 di Hanoi.

Stabilitas performa ini memberi modal penting bagi tim besutan Gavin Lee jelang duel kontra Indonesia di rumput sintetis Jalan Besar. Kualitas individu di beberapa sektor juga layak diwaspadai.

Dari barisan sayap, lini belakang, hingga ujung tombak, ada tiga nama yang bisa menjadi pembeda jika Indonesia lengah. Berikut profil singkatnya.

Song Ui-young, Motor Serangan Sisi Kiri

Song Ui-young menjadi opsi utama Singapura untuk menggerakkan serangan dari sayap kiri. Winger 32 tahun ini sudah lama menghuni skuad The Lions dan konsisten mendapat kepercayaan Gavin Lee. Ia bernaung di klub Lions City Sailor.

Catatan 37 penampilan dan sembilan gol bersama timnas menegaskan perannya yang penting. Pada fase grup kali ini, ia mencatat satu assist saat menundukkan Timor Leste dan mencetak gol ke gawang Kamboja.

Song dikenal cerdas dalam mengambil keputusan, memiliki tembakan keras, dan mampu mengatur alur serangan. Kebiasaannya melepaskan tembakan jarak jauh menjadi ancaman tambahan, ditopang fleksibilitas bermain di berbagai posisi lini depan.

Kapten Harun Hariss, Palang Pintu The Lions

Di jantung pertahanan, Harun Hariss memimpin sebagai kapten sekaligus bek tengah andalan. Rekan setim Song di Lions City Sailor ini termasuk salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak bagi Singapura.

Harun telah 152 kali membela tim nasional dan mencetak 11 gol. Di laga kontra Indonesia, tugas utamanya adalah meredam pergerakan para penyerang Garuda, terutama Mitchell Baker.

Pemain 35 tahun tersebut dikenal serbabisa, kuat dalam duel bertahan, agresif, dan memiliki visi membangun serangan yang brilian. Selain di posisi bek tengah, ia juga mampu menjalankan peran sebagai gelandang bertahan.

Ilhan Fandi, Ancaman dari Udara

Ilhan Fandi menjadi nama yang patut dicermati barisan belakang Indonesia. Dengan tinggi 1,83 meter dan naluri gol yang tinggi, ia memberi dimensi berbeda di lini serang The Lions.

Striker 28 kali tampil untuk Singapura ini sudah mengemas delapan gol. Pada Piala AFF 2026, Ilhan menorehkan dua gol, masing-masing ke gawang Kamboja dan Timor Leste.

Gavin Lee kerap memaksimalkannya sebagai supersub di babak kedua. Keunggulan Ilhan dalam penempatan posisi dan duel udara kerap efektif membuka ruang, sementara statusnya sebagai putra legenda Singapura, Fandi Ahmad, menambah bobot pengalaman sepak bola dalam dirinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

3 Kualitas Singapura yang Wajib Jadi Perhatian Timnas Indonesia

Read Entire Article
Bisnis | Football |