Trump Menang Banyak, Jual Senjata Rp279 T ke 3 Negara Arab saat Perang

6 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyetujui kesepakatan penjualan senjata senilai US$16,5 miliar atau sekitar Rp279 triliun ke Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Yordania.

Kesepakatan ini dilakukan setelah AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu, dan berlanjut dengan serangan balasan Iran ke sejumlah negara Teluk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan bahwa peralatan militer senilai US$8,4 miliar akan dikirim ke UEA, di antaranya drone, rudal, sistem radar, dan pesawat F-16.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, AS juga menyetujui US$8 miliar kesepakatan untuk sistem radar pertahanan udara dan rudal ke Kuwait, dan tambahan US$70,5 juta ke Yordania yang mencakup dukungan pesawat dan amunisi.

"Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional AS, dengan meningkatkan keamanan mitra pertahanan utama," demikian pernyataan Deplu AS.

"UEA adalah kekuatan untuk stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Timur Tengah," lanjut pernyataan itu, dikutip Al Jazeera.

Deplu AS juga menyebut kesepakatan itu tidak memerlukan persetujuan Kongres, sesuai pernyataan Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang memberikan justifikasi bahwa ada keadaan darurat yang membutuhkan penjualan senjata segera.

Perang yang telah berlangsung nyaris tiga pekan di Timur Tengah telah menyebabkan lonjakan harga komoditas energi dunia.

AS dan Israel telah menyerang fasilitas energi Iran, termasuk pelabuhan minyak Pulau Kharg. Iran menanggapi dengan ancaman terhadap infrastruktur energi sekutu AS, seperti di Qatar dan Arab Saudi.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Bisnis | Football |