Thibaut Courtois Jadi Penyelamat Real Madrid Saat Tekuk Inter Milan

2 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mengawali perjalanan di Liga Champions dengan kemenangan 2-1 atas Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Di balik kemenangan tersebut, Thibaut Courtois tampil gemilang dengan tujuh penyelamatan.

Fede Valverde memang terpilih sebagai Man of the Match duel lawan Inter. Namun, gelandang asal Uruguay itu menilai Courtois memiliki kontribusi besar dalam kemenangan Real Madrid.

Courtois menjadi sosok penting ketika Inter memberikan tekanan. Meski kebobolan satu gol, penyelamatan-penyelamatannya membantu Los Blancos mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.

Valverde bahkan menyebut penghargaan MVP yang diterimanya juga layak diberikan kepada Courtois. Performa sang kiper menjadi salah satu kunci Madrid mengamankan tiga poin.

Courtois Jadi Tembok Real Madrid

Real Madrid tampil baik pada babak pertama, tetapi pertandingan menjadi lebih sulit setelah Inter meningkatkan tekanan. Situasi tersebut membuat Courtois harus bekerja keras di bawah mistar.

Kiper asal Belgia itu mencatat tujuh penyelamatan sepanjang pertandingan. Catatan tersebut menjadi bukti pentingnya peran Courtois dalam menjaga keunggulan Madrid.

Valverde memberikan apresiasi khusus kepada Courtois setelah pertandingan. Ia menilai sang kiper telah menyelamatkan Madrid dalam laga yang berlangsung ketat.

"Kami menjalani babak pertama yang hebat. Thibaut sangat layak mendapatkan kredit besar atas penghargaan ini karena dia telah menyelamatkan kami hari ini," ucap Valverde.

"Dia tampil luar biasa dan penghargaan ini juga menjadi miliknya," ujar pemain asal Uruguay tersebut.

Menang, Madrid Masih Punya Pekerjaan Rumah

Kemenangan atas Inter menjadi respons positif Madrid setelah hasil mengecewakan melawan Betis. Real Madrid kalah 0-1 dari Betis akhir pekan lalu. Tiga poin lawan Inter bakal membantu mengembalikan kepercayaan diri tim.

Namun, Valverde mengakui Madrid belum menampilkan permainan terbaiknya. Ia menilai tim masih perlu lebih tenang dan jernih ketika sudah unggul.

"Penting untuk meraih kemenangan demi mengembalikan kepercayaan diri. Kami sempat kalah dari Betis dan kehilangan kepercayaan diri, namun hari ini kami telah mendapatkannya kembali. Kami tidak memainkan permainan terbaik kami.

"Saya memahami perasaan para penggemar. Sebagai pemain, kami harus lebih tenang dan jernih dalam mengambil keputusan, terutama saat kami sedang unggul," pungkasnya.

Sumber: Mundo Deportivo

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Mungkinkah Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Secara Permanen di Real Madrid?

Read Entire Article
Bisnis | Football |