Reaksi Frenkie de Jong Usai Barcelona Gugur: Kami Hanya Kurang Beruntung

6 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Pemain tengah andalan Barcelona, Frenkie de Jong, mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam setelah klubnya dipastikan gugur dari kompetisi Liga Champions. Ambisi Blaugrana terhenti di fase perempat final UCL lantaran tidak mampu melewati hadangan Atletico Madrid.

Saat bertandang ke Metropolitano pada leg kedua, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, Barcelona dipaksa menyerah dengan skor 1-2. Kekalahan ini membuat agregat akhir menjadi 3-2 untuk kemenangan tim asuhan Diego Simeone, mengingat pada pertemuan pertama Barca juga kalah 0-2.

De Jong menilai rekan-rekan setimnya sudah memberikan performa yang sangat impresif sepanjang laga. Akan tetapi, dominasi yang mereka tunjukkan di atas rumput hijau ternyata tidak membuahkan hasil akhir yang diinginkan.

Pemain berkebangsaan Belanda tersebut memberikan penekanan bahwa barisan pemain muda Barcelona telah berupaya keras hingga akhir. Menurut pandangannya, kegagalan ini lebih disebabkan oleh faktor momentum kecil yang tidak memihak pada klub asal Catalan tersebut.

Dominasi yang Berujung Kegagalan di Metropolitano

Barcelona sejatinya mengawali pertandingan dengan arah yang positif melalui gol yang dicetak secara cepat oleh Lamine Yamal. Torehan tersebut sempat menghidupkan harapan besar bagi tim tamu untuk menembus babak semifinal.

Namun, situasi berubah saat Atletico Madrid berhasil membalas lewat gol Ademola Lookman. Gol penyeimbang tersebut seketika mengubah dinamika permainan dan memberikan beban berat bagi sektor tengah Barcelona.

De Jong menyadari bahwa kompetisi elite seperti Liga Champions memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat. Hal-hal detail sering kali menjadi faktor krusial yang menentukan tim mana yang berhak melangkah lebih jauh.

Pemilik nomor punggung 21 tersebut merasa pola permainan timnya sudah berada di jalur yang tepat. Ia tetap menatap masa depan skuad di bawah arahan Hansi Flick dengan rasa optimis meski saat ini harus menerima kenyataan pahit.

"Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus dan memberikan segalanya di lapangan. Saya memiliki perasaan bahwa keberuntungan tidak berada di pihak kami malam ini," ujar Frenkie de Jong kepada Movistar+.

Optimisme di Tengah Luka Tersingkir dari Eropa

Kegagalan ini terasa semakin getir karena Barcelona terpaksa menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain. Hukuman kartu merah yang diterima Eric Garcia pada babak kedua menjadi momen titik balik yang mengacaukan rencana permainan tim.

Kendati demikian, De Jong berpesan agar tim tidak terpuruk terlalu lama dalam kesedihan. Ia melihat adanya potensi luar biasa dalam skuad Barcelona yang saat ini banyak diisi oleh talenta-talenta muda berbakat.

Gelandang tersebut meyakini bahwa proses yang tengah mereka bangun akan memberikan hasil positif di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa mentalitas juara tetap terjaga meski mereka harus kandas di babak perempat final.

Ia juga mengajak para suporter untuk terus menaruh kepercayaan pada proses perkembangan tim saat ini. De Jong sangat yakin bahwa berbagai trofi akan segera diraih jika tim mampu mempertahankan konsistensi permainan mereka.

"Tersingkir di perempat final memang tidak pernah bagus karena kami ingin memenangkannya. Namun, itu bukan berarti kami tidak bermain bagus atau tidak berada di jalur yang tepat," tegas De Jong.

Atletico Madrid Lolos, Antoine Griezmann Akui Buat Kesalahan Fatal Lawan Barcelona

Read Entire Article
Bisnis | Football |