Rafael Leao Dicemooh Fans, Tapi Justru Dapat Dukungan dari Legenda AC Milan

10 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan harus menelan pil pahit saat menjamu Udinese pada pekan ke-32 Liga Italia 2025/2026. Bermain di San Siro, Sabtu 11 April 2026, Rafael Leao dkk. justru tumbang dengan skor telak 0-3.

Eksperimen taktik dengan formasi 4-3-3 yang diterapkan Milan berujung bencana. Alih-alih tampil solid, mereka malah terlihat rapuh di semua lini.

Gol bunuh diri Davide Bartesaghi membuka keunggulan tim tamu sebelum Jurgen Ekkelenkamp dan Arthur Atta memperbesar keunggulan. Kiper Mike Maignan pun harus memungut bola tiga kali dari gawangnya.

Sorotan tajam kemudian mengarah pada Rafael Leao yang tampil di bawah standar. Ia bahkan ditarik keluar pada menit ke-79 setelah gagal memberi dampak berarti di lini depan.

Cemoohan Fans Pada Leao

Performa buruk Leao tak luput dari reaksi keras publik San Siro. Winger asal Portugal itu mendapat siulan dan cemoohan dari fans sendiri.

Legenda Milan, Serginho, tak menampik adanya tekanan besar yang dirasakan Leao dalam situasi tersebut. Ia memahami bahwa atmosfer San Siro memang bisa menjadi sangat menuntut bagi para pemain.

Serginho juga mengingatkan bahwa dukungan dan kritik dari fans adalah bagian dari dinamika bermain di klub sebesar Milan. Ia menilai reaksi tersebut tak sepenuhnya negatif jika bisa dimaknai dengan tepat.

“San Siro adalah stadion yang menuntut dan telah banyak kali memberikan tepuk tangan kepadanya ketika ia mencetak gol dan memberikan penampilan penting,” katanya, dikutip dari Football Italia.

Dorongan untuk Bangkit di Laga Krusial

Di tengah situasi sulit yang dialami Leao, Serginho justru melihat peluang kebangkitan. Ia percaya siulan dari fans bisa menjadi motivasi tambahan bagi sang pemain.

Menurutnya, seorang pemain besar harus mampu merespons tekanan dengan performa di lapangan. Momen kebangkitan bisa datang kapan saja, bahkan hanya dari satu gol penting.

Apalagi Milan masih memiliki laga krusial ke depan, termasuk melawan Juventus di San Siro. Laga tersebut bisa menjadi panggung sempurna bagi Leao untuk membalikkan situasi.

“Mungkin siulan pada hari Sabtu akan menjadi stimulus tambahan baginya untuk menunjukkan nilainya di babak akhir ini. Terkadang satu gol saja sudah cukup untuk membangkitkan kembali rasa cinta. Jika ia mencetak gol penentu melawan Juventus, misalnya…”

(Football Italia)

Arne Slot Dipertahankan Atau Dipecat? Ini Keputusan Besar Manajemen Liverpool

Read Entire Article
Bisnis | Football |