PSM vs Arema FC Tanpa Penonton, Ini Reaksi Marcos Santos

40 minutes ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare, Sulawesi Selatan, akan tanpa gemuruh penonton saat PSM Makassar menjamu Arema FC pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027, Minggu (13/9/2026). Alih-alih melihat celah keuntungan, pelatih Arema, Marcos Santos, justru menyayangkan keputusan laga tertutup ini.

PSM, yang dikenal dengan julukan Juku Eja, masih menjalani sanksi dua pertandingan tanpa penonton dari Komdis PSSI sebagai buntut kericuhan suporter pada musim lalu. Imbasnya, dukungan langsung bagi tuan rumah absen, sementara tim tamu terbebas dari tekanan tribun.

Pelatih asal Brasil itu menilai atmosfer penuh penonton menjadi bagian penting dari sebuah pertandingan, termasuk saat tandang ke markas lawan.

"Kami menyayangkan pertandingan ini digelar tanpa penonton. Kami suka jika ada penonton, terutama ketika bermain away. Kehadiran mereka menjadi motivasi bagi tim tuan rumah dan juga kami," ujar Marcos.

"Semoga tidak ada lagi sanksi seperti ini di Makassar. Kami suka bermain di hadapan penonton," tegasnya.

Hasrat Mendapat Suntikan Aremania Saat Tandang

Arema FC tidak asing dengan suasana stadion yang sepi. Pada 2022, Singo Edan juga dijatuhi hukuman bertanding tanpa penonton sebagai konsekuensi dari Tragedi Kanjuruhan.

Sejak peristiwa itu, dukungan fanatik berkurang drastis. Musim lalu, rata-rata hanya sekitar 2.000 penonton yang hadir dalam laga kandang Arema.

Angka tersebut kontras dengan situasi sebelum Tragedi Kanjuruhan, ketika puluhan ribu suporter kerap memadati stadion di Malang.

Marcos berharap pertemuan dengan PSM bisa dihadiri pendukung. Ia bahkan meyakini ada Aremania yang tetap datang ke Parepare untuk memberikan dukungan langsung kepada tim.

Terlebih, PSSI kini telah mencabut larangan suporter away.

"Saya berharap pada pertandingan berikutnya ada penonton dari Arema. Kehadiran mereka sangat penting ketika kami bermain away. Mungkin mereka datang dalam kelompok kecil untuk memberikan motivasi kepada tim. Itu bagus," harap Marcos.

Ajakan untuk Aremania

Musim lalu, beberapa kelompok Aremania sempat mendampingi Arema saat berlaga di luar kota, termasuk ketika menghadapi Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Bali United, meski saat itu aturan larangan suporter away masih berlaku.

Kendati kehadiran mereka bertentangan dengan regulasi, Marcos menilai ada sisi positif dari dukungan langsung tersebut.

Menurutnya, kehadiran suporter mendorong para pemain bertanding lebih serius karena tidak ingin mengecewakan pendukung yang datang dari jauh.

"Semoga semakin banyak Aremania yang memberikan dukungan secara langsung, baik saat kami bermain home maupun away," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Sambangi Markas Persebaya, PSIM Usung Kenangan Manis

Read Entire Article
Bisnis | Football |