Max Verstappen Akhiri Spekulasi Masa Depan, Tetap Berkarier di F1

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Max Verstappen resmi mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya di Formula 1 setelah menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang bersama Red Bull Racing.

Kontrak baru tersebut akan membuat Verstappen bertahan di tim asal Austria itu setidaknya hingga akhir musim 2030. Sebelumnya, kontrak pembalap asal Belanda tersebut dijadwalkan berakhir pada penghujung 2028.

Red Bull mengumumkan perpanjangan kontrak tersebut menjelang Grand Prix Belanda akhir pekan ini, yang sekaligus menjadi balapan kandang bagi Verstappen.

Masa depan Verstappen sempat menjadi salah satu topik paling hangat di paddock F1. Manajemennya bahkan diketahui telah melakukan pembicaraan dengan McLaren mengenai kemungkinan kepindahan pada 2027.

Selain McLaren, Verstappen juga sempat dikaitkan dengan Mercedes. Kontrak sebelumnya bahkan memiliki klausul tertentu yang memungkinkan pembalap berusia 28 tahun itu meninggalkan Red Bull setelah musim 2026 jika memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Namun, Verstappen akhirnya memilih melanjutkan perjalanan bersama Red Bull. Ketika kontrak barunya berakhir, ia akan berusia 33 tahun.

"Saya sangat senang dengan perpanjangan kontrak ini. Kami memiliki orang-orang terbaik dan saya bersemangat untuk terus bekerja bersama semuanya demi membawa tim kembali ke puncak," ujar Verstappen dikutip Crash.

Ia menegaskan bahwa kembali menjadi juara dunia tetap menjadi target utama Red Bull.

"Tim ini seperti keluarga kedua bagi saya dan saya merasa sangat nyaman di sini. Saya datang ke tim ini dengan harapan bisa memenangkan balapan. Apa yang kemudian kami capai bersama sungguh luar biasa. Kami telah berbagi banyak momen luar biasa dan memenangkan empat gelar juara dunia," lanjutnya.

Tetap Bertahan di Tengah Masa Sulit Red Bull

Keputusan Verstappen untuk bertahan datang di tengah periode sulit Red Bull. Musim ini Verstappen dan timnya belum meraih kemenangan.

Hasil terbaik Verstappen sejauh ini adalah dua kali finis di posisi kedua, masing-masing pada Grand Prix Austria dan Grand Prix Hungaria.

Situasi tersebut diperburuk oleh perubahan besar regulasi F1 pada 2026. Verstappen sebelumnya bahkan sempat menunjukkan ketidakpuasan dan mengisyaratkan kemungkinan meninggalkan Formula 1.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

>Selain itu, sejumlah figur penting juga meninggalkan Red Bull. Salah satunya adalah Gianpiero Lambiase, race engineer yang telah lama mendampingi Verstappen dan dijadwalkan bergabung dengan McLaren pada 2028. Meski menghadapi berbagai perubahan, Verstappen tetap menunjukkan kepercayaannya terhadap proyek Red Bull. Verstappen secara khusus memberikan apresiasi kepada Laurent Mekies, yang kini menjabat sebagai prinsipal tim Red Bull setelah menggantikan Christian Horner pada Juli tahun lalu. Menurut Verstappen, Mekies memiliki visi yang jelas untuk membawa Red Bull kembali kompetitif. "Bekerja bersama Laurent selama lebih dari setahun juga sangat menyenangkan. Saya melihat visi yang jelas darinya untuk tim ini," kata Verstappen. Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota Red Bull di Milton Keynes percaya terhadap proyek yang sedang dibangun. "Saya menantikan babak berikutnya, berjuang untuk meraih lebih banyak kemenangan dan bersaing memperebutkan gelar juara saat kami terus membentuk masa depan tim ini."

Read Entire Article
Bisnis | Football |