Luis Figo Bela Dani Carvajal, Tegaskan Layak Dapat Respek Penuh di Real Madrid

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Luis Figo memberikan pembelaan terhadap Dani Carvajal yang tengah menghadapi ketidakpastian masa depan di Real Madrid. Situasi ini menjadi sorotan menjelang bursa transfer musim panas.

Carvajal kini berada dalam posisi sulit setelah mengalami cedera serius. Selain itu, kontraknya juga akan segera berakhir di penghujung musim.

Bek kanan berusia 33 tahun tersebut telah menghabiskan hampir seluruh kariernya bersama Real Madrid. Namun, spekulasi mengenai masa depannya terus menguat, termasuk kemungkinan hengkang.

Di tengah situasi itu, Figo tampil memberikan dukungan. Ia menilai Carvajal pantas mendapatkan perlakuan yang lebih baik dari klub.

Carvajal Layak Mendapat Respek

Figo menyoroti kondisi Carvajal yang baru saja pulih dari cedera. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kondisi fisik terkini sang pemain.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menghargai pemain yang telah memberikan segalanya untuk klub. Menurutnya, loyalitas seperti itu tidak boleh diabaikan.

“Dalam kasus Carvajal, dia mengalami cedera serius, saya tidak tahu bagaimana kondisi fisiknya. Saya sangat berterima kasih kepada orang-orang yang memberikan seluruh hidup mereka untuk sebuah klub, terlepas dari apakah mereka masih berguna atau tidak,” ujar Figo.

“Ketika waktunya pergi, itu bisa dilakukan dengan baik atau justru sebaliknya,” lanjut Figo.

Pengalaman Pribadi Jadi Pelajaran

Figo juga mengingatkan pentingnya cara klub berkomunikasi dengan pemain senior. Ia menilai pemain berpengalaman harus diperlakukan secara berbeda.

Ia bahkan mengaitkan situasi tersebut dengan pengalaman pribadinya saat masih aktif bermain. Hal itu menjadi dasar pandangannya dalam membela Carvajal.

“Carvajal pantas mendapatkan semua rasa hormat. Saya tidak tahu apakah dia harus mendapatkan lebih banyak waktu bermain atau tidak, itu urusan pelatih. Pemain dengan pengalaman tertentu harus diperlakukan berbeda dalam hal komunikasi,” kata Figo.

“Saya pernah mengalaminya di akhir karier saya di Inter, ketika mereka memperlakukan saya seperti anak kecil, padahal Anda sudah cukup dewasa untuk memahami segalanya. Sering kali hal-hal dilakukan dengan cara yang salah tanpa alasan,” tambah Figo.

Sumber: Madrid Universal

Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Proliga 2026: Jadwal Grand Final Jakarta Pertamina vs Gresik Phonska, 24-26 April

Read Entire Article
Bisnis | Football |