Legenda Kempo dan Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Meninggal Dunia, Tinggalkan Duka Mendalam

7 hours ago 18

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka menyelimuti dunia olahraga prestasi Indonesia, khususnya cabang olahraga Kempo. Legenda sekaligus pendiri Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi), Indra Kartasasmita, telah meninggal dunia pada Rabu, 22 April 2026, pukul 01:29 WIB di Jakarta.

Kepergian sosok yang akrab disapa Sensei Indra ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh kenshi dan pegiat olahraga nasional. Almarhum dikenal sebagai salah satu pionir yang membawa dan mengembangkan Shorinji Kempo di Tanah Air.

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Indra Kartasasmita. Beliau menyebut almarhum sebagai "Patriot Olahraga Indonesia" atas dedikasi dan jasa-jasanya yang luar biasa dalam memajukan olahraga Kempo di Indonesia.

Jejak Dedikasi Sang Pendiri Perkemi

Indra Kartasasmita merupakan salah satu tokoh sentral dalam sejarah berdirinya Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi). Organisasi ini pertama kali didirikan pada tanggal 2 Februari 1966, dengan nama awal Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia.

Bersama Ginanjar Kartasasmita dan Utin Sahraz, Indra Kartasasmita mempelopori pendirian Perkemi setelah ketiganya kembali dari Jepang. Mereka mendapatkan pelatihan Shorinji Kempo secara langsung dari pusatnya di Kota Tadotsu, di bawah bimbingan pendiri Kempo itu sendiri.

Seiring waktu, nama organisasi ini mengalami perubahan pada tahun 2014 menjadi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia. Indra Kartasasmita sendiri dikenal sebagai Guru Besar (Sensei) Perkemi dan pernah menjabat sebagai anggota Majelis Tinggi Perkemi.

Filosofi dan Prestasi Kempo di Bawah Bimbingannya

Semasa hidupnya, Indra Kartasasmita tidak hanya fokus pada aspek teknis Kempo, tetapi juga menekankan pentingnya filosofi yang melandasinya. Beliau berpesan agar para kenshi tidak hanya berlatih di dojo, melainkan juga aktif berperan di masyarakat.

Para praktisi Kempo diharapkan menjadi tokoh pembaharuan yang berkontribusi pada peningkatan dan kemakmuran Republik Indonesia. Pemahaman mendalam terhadap filosofi Shorinji Kempo menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut, menurut almarhum.

Di bawah bimbingan dan semangat yang ditanamkan Indra Kartasasmita, Kempo Indonesia berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Pada Kejuaraan Dunia TAIKAI tahun 2023 di Jepang, tim Kempo Indonesia menempati peringkat kedua.

Prestasi tersebut diraih dengan perolehan 12 medali, yang terdiri dari 4 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu. Pencapaian ini sangat membanggakan, mengingat ada 41 negara peserta yang berkompetisi dalam ajang bergengsi tersebut.

Warisan Abadi untuk Olahraga Indonesia

Wafatnya Indra Kartasasmita tentu menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Perkemi dan seluruh insan olahraga nasional. Namun, semangat dan dedikasi yang telah beliau tanamkan akan terus menjadi warisan berharga.

Perkemi, sebagai organisasi yang didirikannya, kini menjadi anggota resmi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Di tingkat internasional, Perkemi juga berafiliasi dengan World Shorinji Kempo Organization (WSKO), menunjukkan pengakuan global atas standar dan kualitas Kempo Indonesia.

Jenazah almarhum disemayamkan di Honbu/Pusdiklat Perkemi Pondok Gede. Diharapkan, para kenshi dan generasi penerus dapat terus melanjutkan perjuangan dan filosofi yang diwariskan oleh Indra Kartasasmita, demi kemajuan olahraga dan bangsa.

Manchester United Atur Siasat Bajak Remaja Sensasional 16 Tahun Incaran Manchester City

Read Entire Article
Bisnis | Football |