Komentar Shin Tae-yong usai Persija Jakarta Tuntaskan TC di Thailand

9 hours ago 10

Liputan6.com, Bangkok - Persija Jakarta menutup pemusatan latihan di Thailand dengan kemenangan 2-1 atas Chiangrai United di Alpine Training Football Camp, Bangkok, Sabtu (22/8/2026).

Hasil tersebut menjadi akhir rangkaian persiapan dua pekan tim berjuluk Macan Kemayoran di Thailand.

Skema permainan Persija disebut kian menyatu setelah program latihan intensif dan uji coba selama training camp.

Chiangrai United 2-1: Arlyansyah dan Rizky Ridho Menentukan

Distribusi bola Persija mengalir sesuai pola yang dibangun sepanjang sesi latihan. Aliran tersebut membantu membangun serangan sekaligus menjaga kendali permainan, sementara koordinasi lini belakang tetap solid saat menghadapi tekanan dari Chiangrai United.

Arlyansyah Abdulmanan menjadi pemain pertama yang mencatatkan nama di papan skor. Rizky Ridho kemudian menambah gol untuk memastikan keunggulan 2-1 Persija atas tuan rumah uji coba tersebut.

"Performa tim sangat bagus, timing operan pemain, tempo permainan, hampir seluruhnya memuaskan," ujar Shin Tae-yong.

TC Thailand: Hua Hin ke Bangkok, Porsi Fisik dan Taktik

Persija memulai pekan pertama training camp di Hua Hin, kota wisata yang berjarak sekitar 200 kilometer dari Bangkok, sebelum memindahkan lokasi pemusatan latihan ke ibu kota Thailand.

Selama berada di Thailand, para pemain tidak hanya mendapat materi teknik dan taktik, tetapi juga program peningkatan kondisi fisik.

Memasuki periode kedua pemusatan latihan di Bangkok, Persija mulai menguji hasil latihan tersebut melalui sejumlah latih tanding melawan klub lokal.

Police Tero 2-1 dan Target Shin Menuju Super League

Salah satu agenda uji coba adalah menghadapi Police Tero FC pada Rabu (19/8/2026). Dalam laga itu, Persija meraih kemenangan 2-1.

Rayhan Hannan menjadi penentu setelah memborong dua gol ke gawang Police Tero FC.

Usai training camp berakhir, Shin Tae-yong menegaskan tugas berikutnya adalah menjaga sekaligus meningkatkan kapasitas fisik serta kemampuan teknis yang sudah dibangun selama masa persiapan.

"Saat ini kondisi pemain sepertinya yang paling penting, lalu sepak bola yang ingin kami mainkan, timing operan, kemudian stamina dasar pemain untuk berlari 90 menit, lalu line-up, jarak antarlini, dan hal-hal seperti itu secara keseluruhan harus kami bentuk dan bawa sampai ke Super League," kata Shin Tae-yong.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Daftar Juara Kejuaraan Dunia BWF 2026: An Se-young Perkasa, Prancis Cetak Sejarah

Read Entire Article
Bisnis | Football |