Komandan AS Sodorkan Trump Opsi Serangan Militer ke Iran

19 hours ago 12

Jakarta, CNN Indonesia --

Komandan Angkatan Laut Amerika Serikat Brad Cooper menyodorkan sejumlah opsi serangan militer ke Iran kepada Presiden AS Donald Trump.

Seorang sumber yang dekat dengan Trump mengatakan kepada ABC News bahwa Cooper pada Kamis (26/2) telah memberikan informasi kepada sang Presiden mengenai potensi serangan ke Teheran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut sumber kedua, Jenderal Dan Caine selaku komandan Kepala Staf Gabungan dan penasihat militer utama presiden, turut hadir dalam pembicaraan.

Pembicaraan ini sendiri dilakukan di hari yang sama ketika pejabat AS dan Iran menggelar putaran ketiga negosiasi nuklir di Jenewa, Swiss.

Sejauh ini, negosiasi masih belum mencapai kesepakatan. Namun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan ada kemajuan dalam negosiasi dan pekan depan kedua pihak akan memulai "pembicaraan teknis" di Wina, Austria.

Beberapa kader Partai Republik dan pejabat pemerintahan Trump sebelumnya dikabarkan menganjurkan agar Israel yang memimpin serangan terhadap Iran alih-alih Amerika Serikat.

[Gambas:Video CNN]

Hingga Kamis, belum jelas apakah Trump menyetujui usul tersebut. Trump sendiri disebut makin frustrasi karena Iran tak kunjung membuat kesepakatan.

Trump telah mengerahkan dua kapal induk ke Timur Tengah sejak Januari lalu. Keduanya disiapkan untuk menyerang Iran jika negosiasi gagal.

Sejumlah sumber mengatakan kepada ABC News bahwa salah satu opsi yang dipertimbangkan betul oleh Trump yakni serangan terbatas terhadap peluncur rudal balistik dan situs nuklir Iran. Serangan ini dimaksudkan menekan Iran menyetujui semua tuntutan AS.

Selain itu, Trump juga mempertimbangkan operasi militer skala besar dalam jangka waktu panjang. Ini merujuk pada keinginannya menggulingkan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang sudah lama menguasai negara teokrasi itu.

Para analis memperingatkan operasi besar-besaran semacam itu bisa berlangsung berminggu-minggu dan tak menjamin pemimpin baru Iran akan lebih pro-AS.

Para analis dan pejabat juga memberi perhatian khusus pada upaya Iran menyerang puluhan ribu tentara AS di Timur Tengah.

Iran sudah menegaskan akan menyerang pangkalan-pangkalan Washington di kawasan jika diserang.

(blq/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |