Ketika Aston Villa Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain

1 day ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Aston Villa harus menelan pil pahit saat menjamu Brentford di Villa Park dalam lanjutan laga Premier League yang berlangsung sangat sengit.

Meskipun tampil di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Unai Emery harus menerima kekalahan setelah dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-0. 

Pertandingan ini berjalan sengit karena kedua tim tengah berjuang keras untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen demi tiket kompetisi Eropa musim depan.

Aston Villa yang sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola justru terlihat sangat kesulitan untuk membongkar pertahanan rapat yang dibangun oleh para pemain Brentford sepanjang pertandingan berlangsung.

Kartu Merah Kevin Schade

Salah satu momen paling krusial terjadi pada menit ke-42 ketika pemain Brentford, Kevin Schade, harus diusir keluar lapangan oleh wasit.

Schade menerima kartu merah setelah menendang pemain Villa, Matty Cash, dalam sebuah insiden perebutan bola di area tengah.

Bermain dengan hanya sepuluh orang pemain sejak akhir babak pertama seharusnya memberikan keuntungan yang sangat besar bagi Aston Villa untuk mengurung pertahanan lawan dan mencetak gol pembuka.

Namun, membuat Brentford tampil lebih sempurna dan strategi bertahan total yang diterapkan tim tamu terbukti sangat ampuh dalam meredam setiap gelombang serangan yang dibangun oleh lini tengah Villa.

Gol Tunggal Dango Ouattara Bungkam Publik Tuan Rumah

Meskipun bermain dengan kekurangan jumlah pemain, Brentford justru mampu mencuri keunggulan tepat sebelum babak pertama berakhir melalui aksi Dango Ouattara.

Gol penentu kemenangan tersebut tercipta pada menit ke-45+1 setelah Ouattara berhasil memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Aston Villa yang gagal mengantisipasi serangan balik cepat yang sangat efektif dari tim tamu.

Keberhasilan Ouattara dalam memaksimalkan peluang di momen krusial tersebut menjadi faktor kunci yang menentukan hasil akhir pertandingan yang sangat dramatis ini.

Drama Pembatalan Gol VAR dan Rekor Bersejarah Brentford

Memasuki babak kedua, suasana pertandingan semakin memanas ketika Tammy Abraham, yang menjalani debut keduanya bersama Aston Villa, sempat merayakan gol penyama kedudukan yang disambut riuh penonton.

Namun, kegembiraan di Villa Park seketika sirna setelah wasit menganulir gol tersebut melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR), bola dinyatakan telah terlebih dahulu melewati garis lapangan, sehingga skor tetap bertahan untuk keunggulan tim tamu hingga peluit panjang dibunyikan.

“Saya rasa ini tidak adil, tetapi kita harus menerimanya,” ucap Unai Emery memberikan responnya kepada Sky Sport.

Hasil ini menandai catatan sejarah baru bagi Brentford karena untuk pertama kalinya mereka berhasil meraih kemenangan liga di markas Aston Villa sepanjang sejarah berdirinya klub.

Kemenangan bersejarah ini membawa dampak signifikan bagi posisi Brentford yang kini semakin kokoh bersaing di zona Eropa, sementara langkah Aston Villa untuk terus naik ke puncak klasemen harus terhambat akibat kekalahan ini.

Perbedaan Manchester United Era Michael Carrick dengan Amorim Diungkap Sesko

Read Entire Article
Bisnis | Football |