Inter Milan 3-2 Napoli, Promosi yang Bagus untuk Serie A!

7 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memuji pertandingan sengit melawan Napoli yang berakhir dengan kemenangan dramatis 3-2 di San Siro, Minggu (6/9/2026) dini hari tadi. Menurutnya, laga tersebut menjadi tontonan menarik sekaligus promosi yang bagus bagi sepak bola Italia.

Inter sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Namun, Nerazzurri mampu bangkit pada babak kedua melalui gol Lautaro Martinez dan Marcus Thuram. Comeback tersebut kemudian disempurnakan dengan akhir pertandingan yang dramatis, membuat publik San Siro bersorak sepanjang laga.

Berbicara kepada DAZN setelah pertandingan, Chivu mengaku puas melihat karakter yang ditunjukkan anak asuhnya ketika berada dalam tekanan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Napoli yang mampu memberikan perlawanan sengit.

"Ini pertandingan yang luar biasa untuk ditonton, sangat menghibur, dan menjadi iklan yang fantastis untuk sepak bola Italia," ujar Chivu.

Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.

Sama-sama Ingin Menang

Menurut Chivu, Inter dan Napoli sama-sama tidak puas hanya meraih hasil imbang di laga ini. Kedua tim terus berjuang untuk mendapatkan gol kemenangan hingga akhir laga.

"Ketika skor menjadi 2-2, kedua tim bermain saling menyerang. Saya melihat peluang tercipta di kedua sisi dan pada akhirnya kami yang merayakan kemenangan karena berhasil mencetak gol ketiga."

"Kami juga harus memberikan pujian kepada Napoli. Mereka adalah tim yang sangat kuat, dilatih dengan baik, dan memiliki banyak pemain yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan."

Keberanian Inter Berbuah Manis

Chivu juga mengakui Inter tidak memulai pertandingan dengan baik. Menurutnya, tim sempat kehilangan fokus setelah Napoli mencetak gol pertama.

"Kami seharusnya bisa mengantisipasi gol pertama dengan lebih baik. Gol kedua merupakan konsekuensi karena kami terlalu memikirkan apa yang salah dari gol pembuka," jelasnya.

Meski demikian, Chivu senang melihat respons para pemainnya. Inter tidak kehilangan kendali dan tetap berusaha bermain dengan identitas mereka.

"Saya menyukai respons tim. Para pemain tidak kehilangan kepala dan tetap mempertahankan identitas permainan kami," lanjut Chivu.

"Kami tahu bahwa kami tidak bisa mengambil risiko yang terlalu besar. Pada akhirnya, keberanian kami mendapatkan ganjarannya."

Sumber: DAZN

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Basket Putra Jadi Delegasi Pertama Indonesia yang Berangkat ke Asian Games 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |