Indonesia Tambah Lomba Lari yang Tersertifikasi World Athletics

5 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Mangkunegaran Run segera hadir kembali di Kota Solo, Jawa Tengah pada 3 Mei 2026. Ajang lari yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Adeging Mangkunegaran itu kini digelar dengan peningkatan signifikan karena sudah tersertifikasi Badan Atletik Dunia (World Athletics).

Kepastian tersertifikasinya rute Mangkunegaran Run 2026 ini didapat setelah dilakukan langsung peninjauan oleh perwakilan Badan Atletik Dunia, Kim Vivan di Solo. Pengakuan ini membuat ajang lari bergengsi di Jawa Tengah tersebut kini sesuai standar dan keamanan internasional.

“Sertifikasi lintasan lari diperlukan untuk menjamin standar kualitas, keamanan, dan keadilan dalam perlombaan," ujar K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (12/4).

"Sertifikasi ini memastikan jarak lintasan akurat, permukaan aman untuk mengurangi cedera, serta diakui secara internasional, yang penting untuk validasi rekor dunia maupun catatan waktu resmi atlet,” sambungnya.

Selain tersertifikasi World Athletics, rute Mangkunegaran Run 2026 dijanjikan memiliki keunikan tersendiri. Terutama pada atmosfer rutenya, yang melintasi titik-titik bersejarah di Solo, sehingga pelari dapat merasakan langsung identitas kota tersebut.

Kanjeng Gusti menambahkan, Mangkunegaran 2026 terus berevolusi dalam memperkenalkan budaya melalui olahraga karena pihaknya ingin menciptakan kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas, menggabungkan interaksi sosial dan tradisi dalam satu pengalaman terbuka.

Peserta Lebih Banyak

Antusiasme publik terhadap Mangkunegaran Run 2026 pun ternyata makin besar. Terdapat lonjakan tajam untuk peserta yang akan berpartisipasi.

Wali Kota Solo, Respati Adi, mengungkapkan jumlah peserta meningkat dari sekitar 4.000 pelari pada edisi perdana 2023 menjadi 7.750 pelari pada tahun ini untuk nomor 5K, 10K, dan Half Marathon.

“Kami melihat perkembangan yang sangat positif, terutama dari sisi partisipasi dan antusiasme masyarakat. Setiap tahun jumlah peserta meningkat, dan yang lebih penting, semakin banyak komunitas yang terlibat," ungkapnya. 

"Ini menunjukkan bahwa Mangkunegaran Run sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan hanya event tahunan,” kata Respati menambahkan.

Penanaman 5.000 Pohon

Penyelenggaraan Mangkunegaran Run 2026 kembali mendapatkan dukungan strategis dari Permata Bank.

Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menyatakan partisipasi ini bertujuan mendukung ekosistem yang mempertemukan aktivitas ekonomi, budaya, dan komunitas, sekaligus memberi dampak berganda bagi sektor pariwisata dan UMKM lokal.

Tak cuma itu, pada tahun ini Permata Bank juga mengusung inisiatif berkelanjutan ‘1 Misi Hijaukan Bumi’ dengan mengonversi total jarak tempuh pelari menjadi penanaman 5.000 pohon di Bukit Tigapuluh, Jambi. Langkah ini dilakukan untuk melindungi habitat gajah Sumatra. Selama acara, tersedia pula berbagai promosi perbankan seperti bonus saldo awal dan keuntungan transaksi QRIS di area Mangkunegaran MakaN-MakaN.

Read Entire Article
Bisnis | Football |