Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menjadi salah satu pasar yang paling diincar perusahaan Eropa di kawasan Asia Tenggara. Sebanyak 57% responden EU-ASEAN Business Sentiment Survey 2026 menyatakan berencana memperluas operasi bisnis di Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua setelah Vietnam yang menjadi tujuan ekspansi 64% responden. Malaysia dan Thailand masing-masing mencatat 49%, disusul Singapura 44% dan Filipina 43%.
Minat perusahaan Eropa untuk masuk ke Indonesia juga cukup besar. Sekitar 32% responden yang belum beroperasi di Indonesia menyatakan mempertimbangkan masuk ke pasar Tanah Air. Angka ini hanya berada di bawah Vietnam yang mencapai 34%.
Secara keseluruhan, 78% responden memperkirakan perdagangan dan investasi mereka di ASEAN akan meningkat dalam lima tahun mendatang. Angka itu naik dari 71% pada 2025.
Chairman EU-ASEAN Business Council Jens Ruebbert mengatakan ASEAN semakin menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam mengembangkan bisnis, investasi, dan rantai pasok global.
“Yang semakin jelas adalah ASEAN menjadi bagian dari cara perusahaan memandang pertumbuhan global, investasi, dan rantai pasok mereka,” kata Jens dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, ketidakpastian perdagangan, gangguan geopolitik, dan ekonomi global yang semakin terfragmentasi membuat perusahaan harus meninjau kembali lokasi investasi, sumber pasokan, serta produksi.
Peluang Pertumbuhan Ekonomi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196560/original/068216900_1745413932-20250423-Perkotaan-ANG_7.jpg)
Perbesar
Daya tarik Indonesia tidak terlepas dari meningkatnya peran ASEAN dalam strategi bisnis perusahaan Eropa. Sebanyak 73% responden mengatakan ASEAN menjadi semakin penting bagi pendapatan perusahaan mereka secara global dalam dua tahun terakhir.
Survei juga menunjukkan peluang pertumbuhan ekonomi menjadi alasan utama perusahaan melakukan ekspansi di ASEAN. Sebanyak 66% responden memasukkan pemulihan ekonomi dan peluang pertumbuhan sebagai salah satu dari tiga alasan teratas.
Selain itu, faktor investasi yang lebih ramah melalui kebijakan dan regulasi, basis pelanggan yang lebih beragam, serta biaya produksi yang relatif kompetitif turut menjadi pertimbangan penting.
Bagi perusahaan yang mempertimbangkan ekspansi, Indonesia menawarkan pasar domestik yang besar sekaligus posisi strategis dalam rantai pasok regional.
Hal ini semakin relevan ketika perusahaan global mulai melakukan diversifikasi rantai pasok untuk mengurangi ketergantungan pada satu negara.
Data survei menunjukkan 66% responden sudah menggunakan rantai pasok regional di ASEAN. Sebanyak 76% pengguna rantai pasok tersebut menyebut kedekatan dengan pasar dan waktu pengiriman yang lebih cepat sebagai manfaat utama, sedangkan 72% menilai daya saing biaya pemasok di kawasan menjadi keuntungan penting.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa ASEAN, termasuk Indonesia, tidak hanya dipandang sebagai pasar penjualan, tetapi juga sebagai bagian dari jaringan produksi dan distribusi regional.
Hambatan Ekspansi ke ASEAN
Meski peluangnya besar, perusahaan Eropa masih melihat sejumlah hambatan dalam menjalankan bisnis di ASEAN. Fragmentasi regulasi dan hambatan non-tarif menjadi persoalan yang perlu segera ditangani.
Sebanyak 73% responden menilai masih terdapat terlalu banyak hambatan untuk memanfaatkan rantai pasok regional secara efisien. Survei juga mencatat hanya 12% responden yang menilai prosedur kepabeanan di ASEAN sudah cepat dan efisien.
Masalah tersebut menjadi penting bagi Indonesia karena peningkatan minat investasi perlu diikuti dengan kemudahan berusaha dan kepastian regulasi.
Di tingkat regional, sebanyak 87% responden menilai integrasi ekonomi ASEAN penting bagi keberhasilan bisnis mereka.
Dengan minat ekspansi mencapai 57%, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan utama investasi perusahaan Eropa di Asia Tenggara.
Apalagi, sekitar 32% perusahaan Eropa yang belum beroperasi di Indonesia telah mempertimbangkan masuk ke pasar Tanah Air. Momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk menarik investasi baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok ASEAN.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343144/original/009565400_1788845244-c447f3b7-5f35-4c23-8eda-e7a1ef71029f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1599773/original/087034400_1495204685-ASEAN_Nations_Flags_in_Jakarta_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2937007/original/027763700_1570791763-Bandara_Radin_Intan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341643/original/074988700_1788670000-ban4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342817/original/040596100_1788832419-E8A73B65-F148-487B-A927-EEEF2E4C0869.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342804/original/091583500_1788831749-AHY_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317438/original/045081200_1755343105-Rayakan_Kemerdekaan_ke-80__Pelita_Air_Beri_Diskon_Hingga_Rp808.000_Untuk_Penerbangan_Domestik___Internasional-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569342/original/032630100_1777438850-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9290338/original/083924200_1783473452-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341641/original/042828600_1788670000-ban2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3510180/original/008174500_1626238886-000_9EW4ZH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342655/original/009650900_1788783215-20260907_162505.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341644/original/088523800_1788670000-ban5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341642/original/058691000_1788670000-ban3.jpg)

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)











